SINTESIS BIODIESEL RUTE NON-ALKOHOL MENGGUNAKAN CANDIDA RUGOSA LIPASE DALAM BENTUK TERSUSPENSI
Abstrak: Sintesis biodiesel
menggunakan biokatalis mampu
memperbaiki kelemahan katalis
alkali, yaitu tidak bercampur homogen, sehingga pemisahannya mudah dan
mampu mengarahkan reaksi secara spesifik
tanpa adanya reaksi
samping yang tidak
diinginkan. Namun penggunaan biokatalis
di lingkungan beralkohol
menyebabkan biokatalis terdeaktivasi secara cepat dan stabilitasnya
menjadi buruk. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, dalam riset ini diusulkan
melakukan sintesis biodiesel melalui rute non-alkohol agar aktivitas dan stabilitas biokatalis
tetap tinggi. Biokatalis
yang digunakan adalah
Candida rugosa lipase dalam bentuk
tersuspensi. Metil asetat
sebagai pensuplai gugus
alkil direaksikan dengan trigliserida dari
minyak kelapa sawit.
Reaksi dilakukan dalam
reaktor batch dan
HPLC digunakan untuk menganalisa
reaktan dan produk.
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa lebih dari 86%
rantai asam lemak
dari trigliserida minyak
kelapa sawit berhasil
di konversikan menjadi biodiesel pada kondisi konsentrasi biokatalis
sebesar 4 %-wt substrat, rasio mol minyak:alkil
sebesar 1:12 selama
50 jam reaksi.
Selanjutnya, data kinetika menggunakan enzim tersuspensi juga
ditunjukkan melalui profil konsentrasi tri-, di-, mono, dan biodiesel terhadap waktu selama 50 jam.
Kata Kunci: sintesis
biodiesel,
interesterifikasi, Candida rugosa
lipase, rute non-alkohol, trigliserida
Penulis: Heri
Hermansyah, Septhian Marno, Rita Arbianti, Tania Surya Utami, dan Anandho
Wijanarko
Kode
Jurnal: jpkimiadd090033
