Pengaruh Penambahan Streptomycin dalam Skim Kuning Telur Sebagai Pengencer terhadap Kualitas Semen Ikan Mas (Cyprinus Carpio L.)
Abstrak: Pengencer skim kuning
telur yang di dalamnya mengandung susu skim dan kuning telur mudah sekali
terkontaminasi bakteri, untuk mendapatkan pengencer skim kuning telur yang
steril atau bebas bakteri diperlukan streptomycin sebagai antibiotik. Dengan
penambahan streptomycin diharapkan dapat meningkatkan motilitas dan
liviabilitas semen ikan mas (Cyprinus carpio L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan
streptomycin dalam skim kuning telur dan pada dosis berapakah streptomycin
sangat efisien terhadap kualitas semen ikan mas (Cyprinus carpio L.)
Penelitian ini dilaksanakan di balai Benih Ikan (BBI) Punten Kota Batu,
jenis penelitian adalah true-experiment dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
satu faktor yang terdiri dari 7 perlakuan dan 4 ulangan. Populasi dalam
penelitian ini adalah semen ikan mas jantan produktif (matang gonad) sebagai
penghasil spermatozoa yang ada di Balai Benih Ikan Punten. Sampel yang
digunakan adalah semen ikan mas jantan berumur antara 2 tahun, berat 1,5 – 1,7 kg
dan panjang badan 36 – 39 cm. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah
penambahan dosis streptomycin (0 gr, 0,2 gr, 0,4 gr, 0,6 gr, 0,8 gr, 1 gr, dan
1,2 gr). Variabel terikat adalah kualitas semen ikan mas (Cyprinus carpio L.) (motilitas dan liviabilitas).
Data diolah dengan Anava satu faktor dan dilanjutkan Uji Duncan’s.
berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan pengaruh berbagai dosis
penambahan streptomycin pada pengencer skim kuning telur terhadap kualitas
semen ikan mas. Dosis 1,2 gr merupakan dosis terbaik untuk menghasilkan
motilitas dan liviabilitas yang tinggi pada semen ikan mas.
Kata kunci: Streptomycin,
pengencer skim kuning telur, kualitas semen ikan mas (Cyprinus carpio L.)
Penulis: Budi Setyono, SPi dan
Suswahyuningtyas
Kode Jurnal: jpperikanandd070001
