Kebiasaan Makan Ikan Biawan (Helostoma teminckii) di Danau Sababila DAS Barito Kalimantan Tengah
Abstrak: Ikan Biawan
(Helostoma teminckii) termasuk kedalam golongan black fish, merupakan salah
satu ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Ikan ini
banyak dijumpai diperairan rawa Kalimantan dan merupakan tangkapan utama bagi
nelayan setempat karena harga jual yang cukup tinggi (Rp 12.000/kg). Pengamatan kebiasaan makan ikan (food habit)
merupakan salah satu cara untuk mengetahui jenis makanan yang dikonsumsi. Untuk
mengetahui kebiasaan makan ikan Biawan (Helostema temincki) di Danau Sababila,
penelitian kebiasaan makan ikan Biawan (Helostema teminckii) telah dilaksanakan
pada bulan Mei dan September 2005.
Metode: Riset dilakukan dengan menggunakan metode survey lapangan dan
pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Metode yang digunakan untuk
mengamati kebiasaan makan adalah metode
frekuensi kejadian. Ikan sampel ditangkap dengan menggunakan berbagai macam
alat tangkap seperti jala dan jaring insang (gillnet). Selanjutnya untuk
penelaahan kebiasaan makanan, ikan dibedah. Saluran pencernaan dipisahkan dari
organ dalam lainnya kemudian diukur panjangnya dan diawetkan dengan larutan
formalin 4%. Sampel saluran pencernaan diamati secara langsung dengan
menggunakan mikroskop di laboratorium Hidrobiologi Balai Riset Perikanan
Perairan Umum, Palembang.
Hasil: Hasil riset menunjukkan bahwa ikan Biawan di Danau Sababila
cenderung bersifat herbivora dengan makanan utamanya plankton. Hasil analisis
dengan metode frekuensi kejadian diperoleh persentase makanan yang tertinggi
adalah jenis Diatom (89,47 %), Closterium (78,95 %), Ulotrix (73,68 %) dan
Mougetia (63.16 %).
Kata kunci: kebiasaan makan,
plankton dan ikan biawan
Penulis: Eko Prianto, Husnah,
Syarifah Nurdawaty dan Asyari
Kode Jurnal: jpperikanandd060002
