ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN IBU DALAM MENGHADAPI PERSALINAN KALA I DI RUMAH BERSALIN MARDI RAHAYU SEMARANG
Abstract: Tingginya kecemasan
yang dialami oleh ibu bersalin dengan rata-rata tiap harinya mencapai 10.000
persalinan per hari di Indonesia pada tahun 2010. Tujuan penelitian ini untuk
memperoleh gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan
ibu dalam menghadapi persalinan di Rumah Bersalin Mardi Rahayu Semarang yaitu
faktor status ekonomi, kesiapan ibu, paritas, dan pendampingan keluarga. Jenis
penelitian ini adalah penelitian survey deskriptif, dengan tekhnik sampling
yaitu total sampling. Populasi dari penelitian ini adalah sebanyak 55 orang.
Pengambilan data pada penelitian ini dengan menggunakan angket, analisis data
dilakukan dengan analisis univariat dan didapatkan hasil dari ke empat faktor
yang masuk dalam penelitian ini yaitu faktor ekonomi didapatkan hasil yaitu ibu
yang mempunyai status ekonomi tinggi sebanyak 60%, sedangkan ibu yang mempunyai
status ekonomi rendah sebanyak 40%. Faktor kesiapan ibu didapatkan hasil yaitu
ibu yang siap sebanyak 62.3%, sedangkan ibu yang belum siap sebanyak 32.7%.
Faktor paritas didapatkan hasil yaitu ibu primigravida sebanyak 58.2%,
sedangkan ibu multigravida sebanyak 41.8%. Faktor pendampingan keluarga
didapatkan hasil yaitu Ibu yang mendapat pendampingan keluarga sebanyak 80%,
sedangkan ibu yang tidak mendapat pendampingan keluarga sebanyak 20%. Dan pada
tingkat kecemasan didapatkan hasil yaitu kecemasan ringan sebanyak 25.5%,
kecemasan sedang sebanyak 47.3%, dan kecemasan berat sebanyak 27.3%.
Berdasarkan kesimpulan tersebut, penolong persalinan bisa menyarankan ibu untuk
menggunakan program pemerintah (jampersal) dan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi
pada bayi, ibu dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif. Penolong persalinan
diharapkan juga dapat memberikan pengetahuan mengenai tanda-tanda persalinan
dan proses persalinan, selain itu, penolong persalinan pada ibu primigravida
diharapkan untuk melibatkan keluarga dalam mengurangi kecemasan ibu, dan
penolong persalinan diharapkan mengijinkan suami atau keluarga untuk
mendampingi ibu bersalin.
Kata Kunci: Kecemasan ibu
bersalin, kesiapan ibu, paritas, pendampingan keluarga, status ekonomi
Penulis: Siti Chalimah
Kode Jurnal: jpkebidanandd130001
