STUDI KASUS TENTANG KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA DI KOTA YOGYAKARTA
Abstrak: Jogja dikenal sebagai
kota budaya dan kota pendidikan, banyak orang dari berbagai daerah di Indonesia
maupun warga negara tetangga yang menimba ilmu di Jogja. Pendatang menganggap
mengikuti pendidikan di Jogja selain berkualitas suasana masyarakatnya menyejukkan.
Selain itu masyarakat Jawa terkenal karena dapat menjaga harmoni, tenggang rasa,
nrima (menerima), rumangsan (mudah merasa), moralitas dijaga, tepo seliro
(toleransi tinggi), kekerabatan penting, penikmat hidup, gugothon. Sifat-sifat
masyarakat Jawa ternyata tidak menjamin tidak terjadinya Kekerasan dalam Rumah
tangga di Jogja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kekerasan apakah
yang dialami perempuan dalam rumah tangganya, faktor-faktor apakah yang
menyebabkan suami melakukan kekerasan pada istri, akibat apa saja yang
ditimbulkan atas tindakan kekerasan tersebut, dan apa reaksi istri terhadap
kekerasan yang diterimanya. Subjek penelitian 100 istri di Kecamatan Gondomanan
dan Kecamatan Kraton Yogykarta. Alat ukur yang digunakan adalah skala,
observasi, wawancara, diskusi terarah. Anlisa data dilakukan secara diskriptif-kualitatif.
Penelitian ini menemukan empat tipe kekerasan, ekonomi, psikologi, seks
dan fisik, penyebab kekerasan adalah pertengkaran soal uang, cemburu, problema seksual, alkohol/narkoba,
pertengkaran tentang anak, suami di PHK/menganggur, kehamilan. Akibat yang ditimbulkan
atas tindakan kekerasan terhadap istri : sakit dan stres, kehilangan
kepercayaan terhadap suami, merasa
sakit, terutama yang terkena pukulan, pusing, sulit tidur, mual, tidak enak
makan, merasa gugup, tegang, khawatir berlebihan, merasa trauma yang berkepanjangan,
kehilangan rasa percaya. Reaksi yang dilakukan setelah mendapat kekerasan dari
suami: diam saja karena merasa tidak
berdaya, memaklumi tindakan suami,
membalas perlakuan suami, menuruti keinginan suami, cerai.
Kata kunci: Kekerasan dalam
rumah tangga, kekerasan pada perempuan
Penulis: S. Hafsah Budi. A
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd060001