STRES KERJA DAN STRATEGI COPING KARYAWAN FRONTLINER (TELLER) BANK

Abstrak: Tujuan dari penelitian  ini  untuk  mengetahui  gambaran  stres  kerja  dan strategi  coping  pada  karyawan bank bagian teller. Metode  pengumpulan data adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran  stres  kerja  teller  bank  meliputi  stressor  yaitu  resiko  pekerjaan tinggi,  adanya  konflik/komplain,  peningkatan  jumlah  nasabah,  dan  fasilitas perlengkapan kantor kurang baik. Gejala stres kerja yaitu otot tubuh tegang, konsentrasi  terganggu  dan  menurun,  suasana  hati  mudah  buruk,  kurang konsentrasi  saat  berkomunikasi,  dan  menjadi  pendiam.  Dampak  stres  kerja yaitu  merasa  ingin  keluar  dari  pekerjaan  karena  tekanan  kerja  dan  sering melakukan  kesalahan  pada  saat  bekerja.  Dampak  bagi  orang  lain  yaitu hubungan dengan orang lain menjadi kurang harmonis, seperti dengan orang tua,  pasangan,  anak  ataupun  rekan  kerja.  Strategi  coping  yang  digunakan adalah perpaduan antara strategi coping  berfokus  emosi dan  strategi coping berfokus  masalah.  Coping  berfokus  emosi  yang  digunakan  seperti  mencari hiburan  dengan  jalan-jalan,  makan  bersama  teman/rekan  kerja,  sedangkan coping berfokus masalah yaitu berusaha menjelaskan kepada nasabah ketika ada konflik.
Kata kunci: Stres kerja, Strategi coping, Teller bank
Penulis: Eingrit Permaitiyas
Kode Jurnal: jppiodd130025

Artikel Terkait :