Proses Pemaknaan Calling pada Imam Katolik
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menggambarkan
proses pemaknaan panggilan
pada Imam Katolik. Istilah
pemaknaan yang digunakan dalam penelitian ini berakar dari konteks Meaning of Work
terkait tipe pemaknaan
kerja seseorang, secara
khusus pekerjaan yang
dimaknai sebagai suatu panggilan atau Calling yang mendorong seseorang
untuk menjalani peran hidup sebagai
seorang Imam Katolik.
Partisipan dalam penelitian
ini terdiri atas 4 Imam
Katolik dengan usia tahbisan
Imamat dan kongregasi
yang berbeda. Partisipan
yang dipilih dalam penelitian telah
menunjukkan presence of
calling yang akan
ditelaah lebih lanjut
proses pemaknaan terhadap panggilan kerjanya sebagai Imam. Data dalam
penelitian dikumpulkan dengan teknik qualitative interview. Data kemudian
dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Berdasarkan hasil penelitian,
disimpulkan bahwa proses pemaknaan panggilan pada Imam Katolik
didasari oleh adanya
ketertarikan terhadap profesi
karena adanya sosok
yang menjadi role model dan inspirasi seseorang untuk menjadi Imam.
Ketertarikan ini kemudian diikuti dengan kemunculan kondisi in search for a
calling, implikasi perilaku untuk mencapai kondisi presence
of calling, kemunculan
career decidedness untuk
menjadi Imam, implikasi personal untuk
memilih pendidikan khusus
calon Imam, pengolahan
panggilan di seminari, kemunculan fit of concepts, urgency
dan kemantapan hati untuk ditahbiskan menjadi Imam.
Keywords: Meaning of Work,
Calling, Presence of Calling, Catholic Priests
Penulis: Ernestine Oktaviana
Yuniswara, Seger Handoyo
Kode Jurnal: jppsikologisosialdd130001