CITRA TUBUH PADA REMAJA PUTRI MELAKUKAN SUNTIK KURUS
ABSTRAK: Masa remaja merupakan masa transisi seseorang
dari anak-anak menjadi dewasa. Pada masa ini, seseorang mulai sadar diri dan memberikan
perhatian yang besar terhadap citra tubuh. Perhatian terhadap citra tubuh
tersebut terlihat lebih besar pada remaja putri. Saat ini menarik tidaknya
seseorang diidentikkan tubuh kurus atau langsing. Hal ini mengakibatkan banyak
sekali remaja yang melakukan usaha pengurusan berat badan. Salah satu cara yang
dilakukan adalah suntik kurus.
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui citra tubuh pada
remaja putri yang melakukan suntik
kurus, bagaimana gambaran citra tubuh pada remaja putri yang melakukan suntik
kurus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan
kualitatif berupa studi kasus. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah
remaja putri yang melakukan suntik kurus dan memiliki citra tubuh yang negatif.
Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah metode wawancara dengan
pendekatan menggunakan petunjuk umum wawancara dan observasi nonpartisipan.
Sedangkan alat bantu pengumpulan data penelitian menggunakan alat perekam dan
alat tulis.
Berdasarkan penelitian yang yang telah dilakukan subjek memiliki citra
tubuh yang negatif hal ini dapat dilihat dari komponen citra tubuh subjek. Subjek tidak merasa
nyaman terhadap tubuhnya yang gemuk dan melakukan suntik kurus untuk memperindah
tubuhnya dan menghilangkan rasa ketidaknyamanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan subjek melakukan suntik kurus,
selain subjek merasa tidak puas dengan berat badan dan bentuk tubuhnya secara
keseluruhan, subjek juga merasa tidak puas dengan bagian tubuh tertentu.
Ketidakpuasan tersebut menurun setelah subjek melakukan suntik kurus, akan tetapi
subjek masih merasa bahwa dirinya memiliki tubuh yang gemuk dan ingin
memperkurus tubuhnya lagi.
Gambaran citra tubuh subjek, subjek merasa sangat gemuk dan ingin melakukan
suntik kurus terhadap tubuhnya ,faktor ini mengungkapkan pikiran dan perasaan
subjek mengenai tubuhnya, perilakunya diarahkan untuk mencapai bentuk tubuh
yang lebih ideal seperti diet dan lain-lain (subjek pernah melakukan diet
sebelum subjek melakukan suntik kurus).
Faktor citra tubuh yang dipersepsi individu terhadap bagian-bagian tubuh
tertentu atau akurasi penilaian individu terhadap ukuran, bentuk dan berat
(selain tidak merasa puas dengan ukuran tubuhnya, subjek juga tidak merasa puas
pada bagian paha dan perutnya.
Faktor-faktor interpersonal yang mempengaruhi citra tubuh Subjek adalah sikap ibu terhadap tubuhnya sendiri dan
tubuh Subjek, teman sebaya seperti teman-temannya yang mempunyai tubuh yang
kurus. orang tak dikenal (yang sering Subjek jumpai di tempat keramaian yang
mempengaruhi citra tubuh Subjek), tokoh idola dan media massa, ketidakpuasan
terhadap tubuh Subjek juga dipengaruhi oleh majalah yang ia baca.
Kata kunci: Citra Tubuh, Remaja
Akhir Putri, Suntik Kurus
Penulis: NANI PRATIWI (FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA)
Kode Jurnal: jppsikologiklinisdd090005