FORMULASI KRIM EKSTRAK TOMAT (Solanumlycopersicum) dan UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERINYA TERHADAP Staphylococcus aureus ATCC 25923


ABSTRAK: Antibakteri adalah zat yang dapat menghambat pertumbuhan atau membunuh bakteri dengan cara menghambat proses metabolisme mikroba. Senyawa likopen, flavonoid, dan saponin yang merupakan kandungan dari buah tomat terbukti dapat menghambat atau membunuh pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak tomat dalam sediaan krim. Penelitian ini meliputi pembuatan krim dengan basis vanishing krim pada konsentrasi 50%,70% dan 90%. Krim ekstrak tomat dievaluasi kemampuan antibakterinya berdasarkan sifat fisik organoleptis, sifat fisik daya lekat, daya sebar dan pengujian antibakteri dengan metode difusi sumuran pada media agar Mueller Hinton. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik SPSS 16 for windows dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak tomat sebesar 50%, 70% dan 90% berpengaruh terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri dan sifat fisik krim, pada konsentrasi 70% krim memberikan efek paling optimal. Pada uji sifat fisik dan uji aktivitas antibakteri krim hasil yang diperoleh yaitu waktu daya lekat formula 70% selama 21,33 detik, daya sebar yang dihasilkan formula 70% yaitu sebesar 2,58 cm2. Zona hambat antibakteri pada formula 70% yaitu sebesar 11,19 mm.Semakin tinggi konsentrasi krim ekstrak tomatyang digunakan semakin besar daya hambat pertumbuhan bakterinya. Semakin tinggi konsentrasi krim ekstrak tomat akan berpegaruh dalam meningkatkan daya lekat dan menurunkan daya sebar krim.
Kata kunci: krim ekstrak tomat, likopen, flavonoid, saponin, antibakteri
Penulis: Azis Ikhsanudin, Lovita Ningsih
Kode Jurnal: jpfarmasidd170271

Artikel Terkait :