HUBUNGAN PERAN KELUARGA DAN RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU SEKS PRA NIKAH PADA REMAJA
ABSTRAK: Hasil survei dari
Komisi Nasional Perlindungan Anak dalam Dakosta dkk (2014) terhadap 4.500
remaja di 12 kota besar di Indonesia tahun 2007 menunjukkan, 97% dari responden
pernah menonton film porno, 93,7% pernah ciuman, petting, dan oral seks, serta
62,7% remaja yang duduk di bangku SMP pernah berhubungan intim, dan 21,2% siswi
pernah menggugurkan kandungan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan
peran keluarga dan religiusitas dengan perilaku seks pranikah pada remaja.
Metode Penelitian : Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain
penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
siswa dan siswi SMA Muhammadiyah Kudus Kelas XI Tahun Ajaran 2016 / 2017
sebanyak 104 siswa. Besar sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini
adalahsebanyak 83 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini
adalah Proportionet Stratified RandomSampling. Instrumen dalam penelitian ini
menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian : Peran keluarga sebagian besar adalah
baik sebanyak 55 responden (66,3%). Religiusitas sebagian besar adalah baik
sebanyak 65 responden (78,3%). Perilaku seks pranikah sebagian besar adalah
ringan sebanyak 80 responden (96,4%). Ada hubungan peran keluarga dengan
perilaku seks pranikah pada remaja. Ada hubungan religiusitas dengan perilaku seks
pranikah pada remaja. Saran : Pihak sekolah dapat bekerjasama dengan instasi
kesehatan untukmemberikan penyuluhan mengenai informasi atau bahaya perilaku
seks pranikah pada remaja dengan tujuanpembentukan konsep diri remaja yang baik
dalam menanggapi fenomena-fenomena negatif keremajaan, seperti pendalaman
pengetahuan tentang bahaya seks bebas, pendidikan tentang bagaimana mengambil
keputusan yang baik dalam menghadapi berbagai macam masalah keremajaan.
Kata kunci: Peran keluarga,
religiusitas, perilaku seks pranikah. Remaja
Penulis: Dyah Ayu Wulandari,
Welia Rahmawati
Kode Jurnal: jpkebidanandd170139