Tata Laksana Epistaksis Berulang pada Anak
Abstrak: Epistaksis berulang
selalu menimbulkan kecemasan pada orang tua dan seringkali menjadi keluhan yang
menyebabkan seorang anak dibawa berobat ke unit rawat jalan. Etiologi
epistaksis dapat dibagi atas penyebab lokal dan sistemik, namun pada umumnya
kasus epistaksis idiopatik. Diagnosis dan penanganan epistaksisbergantung pada
lokasi dan penyebab perdarahan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis,
pemeriksaanfisis, dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang sesuai
dengan indikasi dapat yaitu pemeriksan laboratorium darah, radiografi,
endoskopi, CT scan dan biopsi. Tata laksana mencakup resusitasi jikadiperlukan,
penekanan dengan jari, tampon anterior, kauterisasi, tampon posterior dan,
pembedahan. Saat ini terdapat berbagai alternatif terapi seperti krim
antiseptik, petroleum jelly, kauterisasi silver nitrate, embolisasi angiografi,
fibrin glue, endoscopic electrocautery, irigasi air panas, dan laser
Kata Kunci: epistaksis;
kauterisasi
Penulis: Bidasari Lubis, Rina
A C Saragih
Kode Jurnal: jpkedokterandd070044