Skleroderma pada Anak
Abstrak: Dilaporkan seorang
anak perempuan, N, usia 4 tahun 5 bulan, dengan diagnosis skleroderma lokal
tipe morfea generalisata. Etiologi dan patogenesis penyakit ini belum jelas.
Pada pemeriksaan fisis didapatkan makula hipopigmentasi multipel, plakat
hiperpigmentasi difus yang sklerotik, fleksi kontraktur jari tangan dan kaki
serta atrofi kulit punggung tangan dan kaki. Tidak ada keterlibatan organ
dalam. Pemeriksaan histopatologis menunjukkan penebalan kolagen di dermis dan
tidak tampak adneksa kulit. Pengobatan terdiri dari krim pelembab, obat
antifibrotik dan fisioterapi. Pasien membaik dengan pemberian krim urea 10% dan
D-penisilamin. Prognosis baik karena morfea generalisata akan mengalami
resolusi spontan dalam 3-5 tahun, meskipun dapat menyebabkan kecacatan permanen
berupa fleksi kontraktur residual, hiperpigmentasi dan atrofi kulit
Kata Kunci: skleroderma;
morfea generalisata; plakat hiperpigmentasi sklerotik
Penulis: Melissa Gandi, Qatrah
D. Seprida, Tina W. Wisesa, Zakiudin Munasir
Kode Jurnal: jpkedokterandd080169