RISIKO TERJADINYA RINITIS AKIBAT KERJA PADA PEKERJA YANG TERPAJAN DEBU TERIGU
Abstrak: Rinitis akibat kerja
(RAK) dapat mempengaruhi kualitas hidup pekerja, menghilangkan banyak waktu
kerja dan dapat menurunkan produktivitas, namun masih sedikit informasi yang
dimiliki mengenai epidemiologi pada industri terigu. Tujuan: Untuk mengetahui
pengaruh riwayat atopi, lama bekerja, bagian kerja dan penggunaan masker
terhadap kejadian rinitis akibat kerja pada pekerja pabrik terigu X di
Makassar. Metode: Suatu studi potong lintang pada pekerja bagian produksi dan
pengepakan di pabrik terigu X. Hasil: Didapatkan angka kejadian RAK pada
pekerja pabrik adalah 50,7%, dan terdapat hubungan yang bermakna antara atopi
dan tempat kerja dengan kejadian RAK (p<0,05). Kesimpulan: Faktor atopi dan
tempat kerja dapat mempengaruhi angka kejadian RAK, sedangkan hubungan antara
RAK dengan lama kerja dan penggunaan masker belum dapat dibuktikan. Didapati
bahwa pada pekerja dengan riwayat penyakit atopi semakin lama masa kerja dan
dengan penggunaan masker tidak rutin dapat meningkatkan risiko dua kali lebih
tinggi untuk terkena RAK.
Kata kunci: rinitis akibat
kerja, debu terigu, masker
Penulis: Emanuel Quadarusman,
Sutji Pratiwi Rahardjo, Abdul Qadar Punagi, Riskiana Djamin
Kode Jurnal: jpkedokterandd110307