Profil Bayi Rujukan Saat Masuk Rawat Ditinjau dari the STABLE Program
Abstrak: Sugar and safe care,
temperature, airway, blood pressure, laboratoratorium work and emotional support
(S.T.A.B.L.E) program adalah suatu program/pelatihan kepada para pelaku
pelayanan kesehatan untuk menilai dan menstabilkan bayi sakit setelah tindakan
resusitasi atau sebelum bayi dirujuk. Dalam program ini, seorang bayi sakit
harus terhindar dari kondisi tidak stabil yaitu hipoglikemi, instabilitas suhu (terutama
hipotermi), gangguan napas (hipoksia), dan hipoperfusi (syok). Keempat kondisi
tersebut sangat erat hubungannya dengan peningkatan risiko kematian bayi baru
lahir.
Tujuan. Mengetahui jumlah kasus rujukan rawat dan jenis ketidakstabilan
(menurut the STABLE program).
Metode. Penelitian retrospektif, mengambil data dari rekam medis bayi
yang dirujuk ke ruang perawatan neonatus RS dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar,
periode Januari - Desember 2010. Subyek dibagi dalam kelompok bayi dengan
kondisi stabil dan tidak stabil menurut the S.T.A.B.L.E program, dan dianalisis
dengan SPSS 17.0
Hasil. Terdapat 139 bayi rujukan yang turut dalam penelitian. Sebagian
besar bayi rujukan saat masuk rumah sakit berada dalam kondisi tidak stabil
(64,7%). Diagnosis yang tersering menjadi alasan bayi dirujuk adalah infeksi
dan gangguan napas, sedangkan kondisi tidak stabil yang paling sering ditemui
adalah ketidakstabilan suhu (38,1%) terutama hipotermi. Ketidakstabilan lain
adalah hipoksi (36,7%) diikuti dengan hipoglikemi (5%), dan hipoperfusi (1,4%).
Kesimpulan. Sekitar dua pertiga bayi rujukan berada dalam kondisi tidak
stabil saat masuk rawat di rumah sakit dan jenis kondisi tidak stabil yang
tersering adalah hipotermi.
Kata Kunci: bayi rujukan; the
S.T.A.B.L.E program
Penulis: Ema Alasiry
Kode Jurnal: jpkedokterandd110223