PHOTODYNAMIC THERAPY (PDT) PADA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING: KAJIAN ANGKA HARAPAN HIDUP
ABSTRACT: Terapi karsinoma
nasofaring (KNF) yang adekuat dan efektif tidak selalu tercapaidi negara
berkembang. Ketersediaan alat radioterapi yang tidak seimbang dengan jumlah
penderita KNFmenyebabkan keterlambatan jadwal terapi, sehingga berakibat pada
buruknya hasil terapi. Alternatifterapi lain perlu dikembangkan untuk mengatasi
permasalahan tersebut. Photodynamic therapy (PDT)telah digunakan untuk terapi
tambahan pada berbagai kanker, termasuk KNF residu maupun rekuren.
Tujuan: Mengetahui respon terapi lokal dan angka harapan hidup 5 tahun
penderita KNF residu ataurekuren yang mendapatkan PDT.
Metode: Kohort retrospektif dengan data rekam medis penderita KNFresidu
atau rekuren yang mendapatkan PDT di Departemen THT-KL RSUP Dr. Sardjito
Yogyakarta tahun2005–2011.
Hasil: Local response rate sebesar 83,9% dan angka harapan hidup 5 tahun
penderita sebesar60,7%. Angka harapan hidup 5 tahun penderita laki-laki lebih
tinggi (73,5%) dibandingkan penderitaperempuan (42,2%), perbedaan ini bermakna
secara statistik (p=0,045). Angka harapan hidup 5 tahunpenderita berusia <40
tahun lebih tinggi (76,2%) dibandingkan penderita berusia > 40 tahun
(53,0%),meskipun tidak signifikan (p=0,417). Angka harapan hidup penderita yang
masih terdapat tumor padanasofaring lebih baik (80%) dibandingkan penderita
dengan hasil biopsi nasofaring negatif (57,8%),namun tidak signifikan
(p=0,638). Angka harapan hidup penderita berdasarkan stadium saat
ditegakkandiagnosis KNF, penderita stadium awal mempunyai angka harapan hidup
lebih kecil (53,3%) dibandingkanpenderita stadium lanjut (62,1%), meskipun
tidak signifikan (p=0,521).
Kesimpulan: Local responserate PDT 83,9% dan angka harapan hidup 5 tahun
sebesar 60,7%. PDT merupakan modalitas terapi yangefektif untuk KNF residu
maupun rekuren.
Kata kunci: Karsinoma
nasofaring, photodynamic therapy, angka harapan hidup
Penulis: Sagung Rai Indrasari,
Bambang Hariwiyanto, Indwiani Astuti, Soenarto Sastrowijoto
Kode Jurnal: jpkedokterandd160726