Perbandingan Profil Hematologi dan Trombopoietin sebagai Petanda Sepsis Neonatorum Awitan Dini
Abstrak: Sepsis neonatorum
memiliki gejala klinis yang tidak spesifik dan diagnosis dengan pemeriksaan
kultur memerlukan waktu yang lama. Telah dilaporkan beratnya derajat sepsis
bertambah seiring peningkatan kadar trombopoietin (TPO) sehingga TPO dapat
dijadikan salah satu petanda derajat sepsis.
Tujuan. Membandingkan profil hematologi dengan TPO sebagai petanda sepsis
neonatorum awitan dini (SNAD).
Metode. Studi potong lintang, dilakukan di Sub Bagian Neonatologi Bagian
Ilmu Kesehatan Anak RSUP.Prof.Dr.R.D.Kandou, bulan November 2012 sampai April
2014. Didapatkan 103 neonatus tersangka SNAD. Diperbandingkan kadar profil
hematologi (jumlah leukosit, jumlah trombosit dan IT rasio) dengan TPO.
Hasil. Hasil uji diagnostik TPO dengan cut-off point 259 pg/mL pada SNAD
diperoleh nilai sensitivitas 76,8% dan spesifisitas 24,4%; jumlah trombosit (T)
sensitivitas 42,9% dan spesifisitas 87,2%; jumlah leukosit (L) sensitivitas
30,4% dan spesifisitas 87,3%; IT-rasio (IT) sensitivitas 67,3% dan spesifisitas
50%; L+T diperoleh sensitivitas 58,9% dan spesifisitas 74,5%; L+IT sensitivitas
73,2% dan spesifisitas 46,8%; T+IT sensitivitas 78,6% dan spesifisitas 44,7%
sedangkan L+T+IT sensitivitas 83,9% dan spesifisitas 34%.
Kesimpulan. Sensitivitas dan spesifisitas TPO tidak lebih tinggi
dibandingkan dengan profil hematologi sebagai petanda diagnosis SNAD.
Kata Kunci: Jumlah trombosit;
jumlah leukosit, IT-rasio; trombopoietin; tersangka sepsis; sepsis neonatorum
awitan dini
Penulis: Rocky Wilar, Silfy
Welly, Nurhayati Masloman, Suryadi Tatura
Kode Jurnal: jpkedokterandd170641