Perbandingan Mortalitas Pasien Anak dengan Acute Respiratory Distress Syndrome yang Menggunakan Delta Pressure Tinggi dan Rendah
Abstrak: Strategi ventilasi
protektif paru (protective lung strategy) direkomendasikan dalam penanganan
pasien acute respiratory distress syndrome (ARDS). Strategi tersebut mencakup
pembatasan PEEP dan delta pressure pada penggunaan ventilator untuk mencegah
mortalitas. Pembatasan delta pressure ≤13 mmHg diharapkan dapat menurunkan
angka mortalitas pasien ARDS dengan ventilator.
Tujuan. Mengetahui perbandingan mortalitas pasien anak dengan ARDS yang
menggunakan delta pressure tinggi dan rendah.
Metode. Penelusuran rekam medis pasien anak berusia 1 bulan-18 tahun yang
menderita ARDS yang dirawat di PICU dengan menggunakan ventilator.
Hasil. Studi cross sectional dari bulan September 2016 sampai dengan
Maret 2017 terhadap 32 pasien anak berumur 1 bulan-18 tahun yang menderita
ARDS, didapatkan hasil bahwa mortalitas pasien anak dengan ARDS lebih tinggi
pada penggunaan setting ventilator dengan delta pressure tinggi (ΔP>13
cmH2O) dibandingkan dengan yang menggunakan pengaturan ventilator dengan delta pressure
yang rendah (ΔP≤13 cmH2O) (p<0,001, OR 45,00 (IK95%: 5,47-370,02).
Kesimpulan. Pasien anak dengan ARDS yang menggunakan setting ventilator
dengan delta pressure rendah, mortalitasnya lebih rendah dibandingkan dengan
yang menggunakan pengaturan ventilator dengan delta pressure tinggi.
Kata Kunci: ARDS; pengaturan
ventilator; delta pressure; mortalitas; anak
Penulis: Tressa Bayu
Bramantyo, Sri Martuti, Pudjiastuti
Kode Jurnal: jpkedokterandd170660