Perbandingan Fungsi Kognitif Bayi Usia 6 Bulan yang Mendapat dan yang Tidak Mendapat ASI Eksklusif
Abstrak: Salah satu faktor
yang mempengaruhi tumbuh kembang anak adalah faktor nutrisi terutama pemberian
ASI eksklusif. Hubungan antara ASI eksklusif dan perkembangan kognitif telah
diketahui padaanak usia sekolah tetapi pada bayi belum banyak diketahui dan
belum ada penelitian yang mengukur IQpada bayi khususnya di Indonesia.
Tujuan penelitian. Membandingkan fungsi kognitif bayi berusia 6 bulan
yang diberi ASI eksklusi dan bukan ASI eksklusif.
Metode. Penelitian cohort ini dilakukan pada bulan Mei-Juli 2007. Subjek
penelitian bayi usia 4 bulan yang mendapat ASI eksklusif dan noneksklusif yang
bertempat tinggal di lingkungan Puskesmas Cigondewah Bandung diikuti sampai
usia 6 bulan. Perkembangan kognitif dinilai dengan skala Griffith dan
dikonversikan menjadi nilai IQ. Dampak ASI eksklusif terhadap perkembangan
kognitif dianalisis dengan uji t.
Hasil. Dari 86 bayi yang diteliti, 8 bayi drop out, 39 ASI eksklusif dan
39 bayi noneksklusif. Tidak ada perbedaan karakteristik subjek dan
karakteristik orangtua subjek. Rata-rata IQ bayi ASI eksklusif 128,3 (8,8),
rentang IQ bayi ASI eksklusif 112-142 sedangkan bayi ASI noneksklusif rata-rata
114,4 (12,1), rentang IQ 82-137. Kelompok ASI eksklusif IQ di atas rata-rata 32
bayi dan di bawah rata-rata 7 bayi sedangkan ASI noneksklusif IQ di atas
rata-rata 19 bayi dan di bawah rata-rata 20 bayi. Pemberian ASI noneksklusif
berpeluang terjadinya IQ di bawah rata-rata 1,68 kali lebih besar dibandingkan
di atas rata-rata (x2=9,57; p=0,002).
Kesimpulan. Dari aspek fungsi kognitif pemberian ASI eksklusif memberikan
hasil lebih baik disbanding dengan yang tidak mendapat ASI eksklusif
Kata Kunci: ASI eksklusif;
kognitif, IQ; skala Griffith
Penulis: Lony Novita, Dida A.
Gurnida, Herry Garna
Kode Jurnal: jpkedokterandd080174