Perbandingan Efektivitas dan Keamanan Vaksin Pertusis Aselular dan Whole-cell
Abstrak: Imunisasi merupakan
upaya pencegahan terbaik terhadap berbagai penyakit infeksi. Vaksin difteri,
tetanus, pertusis whole-cell (DTwP) dapat menimbulkan kejadian ikutan pasca
imunisasi (KIPI) yang mengkhawatirkan orangtua. Vaksin difteri, tetanus,
pertusis aselular (DTaP) memiliki KIPI lebih ringan, tetapi diduga kurang
efektif.
Tujuan. Mengetahui efektivitas vaksin DTaP dibandingkan dengan vaksin
DTwP.
Metode. Penelusuran literatur elektronik PubMed dan Cochrane dengan kata
kunci “DTaP/acellular pertussis”, “DTwP/whole-cell pertussis”, “children”,
“pertussis”, “vaccine” and “safety/efficacy/effectiveness” dalam 10 tahun
terakhir (2006 – 2016).
Hasil. Terdapat dua studi meta-analisis yang membandingkan efektivitas
pemberian imunisasi DTwP dan DTaP serta satu studi kasus terkontrol yang
membandingkan efek perlindungan jangka panjang pemberian imunisasi DTaP dengan
DTwP. Efektivitas vaksin pertusis aselular berkisar 74% (IK95%, 51–86%) – 97%
(IK95%, 91–99%). Efektivitas vaksin pertusis whole-cell sebesar 94% (IK95%,
88–97%; p<0,0001). Estimasi effect size vaksin pertusis aseluer untuk melindungi
terhadap penyakit pertusis sesuai kriteria WHO adalah sebesar 84% (IK95%,
81–87%); sedangkan untuk vaksin pertusis whole cell adalah 94% (IK95%, 88–97%).
KIPI vaksin DTaP lebih ringan dan jarang dibandingkan vaksin DTwP
Kesimpulan. Vaksin DTaP dan DTwP mempunyai efektivitas yang sebanding.
Vaksin DTwP mempunyai effect size yang lebih besar untuk melindungi terhadap
penyakit pertusis dan perlindungan jangka panjang yang lebih baik dibandingkan
vaksin DTaP. Vaksin DTaP mempunyai KIPI yang lebih ringan dan jarang
dibandingkan vaksin DTwP.
Kata Kunci: pertusis aseluler;
pertusis whole-cell; efektivitas; efikasi; keamanan
Penulis: Sendy Tjahjowargo,
Hartono Gunardi
Kode Jurnal: jpkedokterandd170631