Krisis Adrenal pada Bayi dengan Hiperplasia Adrenal Kongenital
Abstrak: Divisi Endokrinologi
Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI, RS Dr. Ciptomangunkusumo, Jakarta Krisis
adrenal adalah suatu kondisi yang terjadi akibat kegagalan kelenjar adrenal
memproduksi hormone glukokortikoid dan/atau mineralokortikoid secara normal.
Gejala krisis adrenal pada bayi tidak spesifik, namun diagnosis dini dan tata
laksana yang tepat akan menentukan prognosis pasien. Kasus adalah By &, 19
hari datang dengan keluhan tangan dan kaki dingin, keringat dingin di kepala,
tidak menangis dan kelihatan lemah sejak 4 jam sebelum masuk rumah sakit.
Terdapat riwayat kematian neonatal anak sebelumnya disertai ambigus genitalia.
Pada pemeriksaan fisis ditemukan syok, sesak napas dan ambigusgenitalia
(klitoromegali, fusi labio-skrotal dan tidak ditemukan testis). Pemeriksaan darah
menunjukkan asidosis metabolik berat, hiponatremia dan hiperkalemia. Hasil
analisis kromosom menunjukkan 46, XX. Kadar 17-hidroksi-progesteron 84 nmol/L
(N: 0,5-6,5 nmol/L). (Sari Pediatri 2007; 9(3):191-195).
Kata kunci: krisis adrenal,
hiperplasia adrenal kongenotal (HAK), hidrokortison
Penulis: Suri Nurharjanti H,
Bambang Tridjaja
Kode Jurnal: jpkedokterandd070038