Korelasi Nilai APGAR Menit Kelima Kurang dari Tujuh dengan Kadar Transaminase Serum pada Bayi Baru Lahir
Abstrak: Asfiksia dapat
menyebabkan disfungsi multiorgan pada bayi baru lahir. Belum ada baku emas
mengenai definisi asfiksia. Hingga saat ini belum ada data di FKUI/RSCM
mengenai insidens disfungsi hati pada bayi yang mengalami asfiksia.
Tujuan. Mengetahui insidens disfungsi hati pada bayi baru lahir dengan
nilai Apgar menit kelima kurang dari 7 serta mengetahui korelasi antara nilai
Apgar menit kelima kurang dari 7 dengan parameter uji fungsi hati (AST/SGOT,
ALT/SGPT, bilirubin total, bilirubin direk, bilirubin indirek serta waktu
protrombin). Penelitian dilakukan di 5 rumah sakit di Jakarta dan Tangerang.
Metode. Studi analitik potong lintang sejak Januari-Mei 2010. Subjek
penelitian adalah bayi usia gestasi 37
minggu dengan nilai Apgar menit kelima kurang dari 7. Dilakukan satu kali
pemeriksaan uji fungsihati dalam rentang waktu usia bayi 24-96 jam. Bayi
mengalami disfungsi hati bila didapatkan nilai AST atau ALT lebih dari 100 U/L.
Hasil. Disfungsi hati ditemukan pada 16 (34%) bayi dari 47 bayi dengan
asfiksia. Tidak ada subjek yang mengalami kolestasis. Terdapat 5 (11%) subjek
dengan pemanjangan PT >1,5 kali nilai kontrol. Tidak terbuktiterdapat
korelasi antara nilai Apgar menit kelima kurang dari 7 dengan parameter uji
fungsi hati.
Kesimpulan. Bayi dengan nilai Apgar menit kelima kurang dari 7 mempunyai
kecenderungan mengalami disfungsi hati. Namun pada bayi dengan nilai Apgar
menit kelima kurang dari 7, tidak terbukti adanya korelasi.
Kata Kunci: asfiksia; AST;
ALT; disfungsi hati
Penulis: Ali K Alhadar, Idham
Amir, Hanifah Oswari, Endang Windiastuti
Kode Jurnal: jpkedokterandd080180