Korelasi Kadar Feritin dengan Jumlah CD4, CD8, dan Rasio CD4/CD8 pada Penyandang Talasemia Mayor Anak
Abstrak: Pada talasemia mayor,
peningkatan penyerapan besi dan transfusi darah regular mengakibatkan
penumpukan besi pada berbagai organ dan gangguan sistem imun melalui berbagai
mekanisme. Keadaan ini berkaitan dengan risiko infeksi pada penyandang talasemia
mayor anak.
Tujuan. Untuk menganalisis korelasi kadar feritin dengan jumlah CD4, CD8,
dan rasio CD4/CD8 pada penyandang talasemia mayor anak.
Metode. Penelitian observasional analitik menggunakan rancangan potong
lintang, subjek 30 anak yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data
menggunakan uji korelasi.
Hasil. Didapatkan jumlah CD4 absolut, CD4%, CD8 absolut dan rasio CD4/CD8
menurun. Selain itu, terdapat jumlah CD4 absolut, CD8 absolut dan CD8%
meningkat. Pada kelompok usia ≤5 tahun, korelasi kadar feritin dengan CD8
absolut, CD8%, dan rasio CD4/CD8 berturut-turut menghasilkan koefisien korelasi
0,691, 0,557, -0,680, dan p<0,05. Sementara pada kelompok lama terapi ≤5
tahun korelasi kadar feritin dengan CD8 absolut, CD8%, dan rasio CD4/CD8 menghasilkan
koefisien korelasi 0,709, 0,571, -0,726 dengan p<0,05.
Kesimpulan. Tidak terdapat korelasi antara kadar feritin dengan jumlah
CD4, CD8, rasio CD4/CD8. Peningkatan kadar feritin akan diikuti dengan
peningkatan jumlah CD8 absolut dan CD8%, serta penurunan rasio CD4/CD8 pada
penyandang talasemia mayor anak berdasar atas usia dan lama terapi ≤5 tahun.
Kata Kunci: CD4, CD8, feritin,
rasio CD4/CD8, subset limfosit T, talasemia mayor anak
Penulis: Bonnie Arseno,
Djatnika Setiabudi, Susi Susanah
Kode Jurnal: jpkedokterandd170643