Ketebalan Tunika Intima-Media Arteri Karotis dan Fungsi Ventrikel serta Profil Lipid pada Anak dengan Sindrom Nefrotik Relaps Frekuen dan Dependen Steroid
Abstrak: Sindrom nefrotik
adalah penyakit ginjal kronik yang dapat mengakibatkan hiperkolesterolemia dan
trombositosis. Keduanya merupakan faktor risiko terjadinya aterosklerosis.
Belum jelas apakah sudah terjadi penebalan pada tunika intima-media arteri
karotis dan perubahan fungsi ventrikel.
Tujuan. Untuk menilai ketebalan tunika intima-media dinding arteri
karotis dan fungsi ventrikel serta hubungan antara gambaran profil lemak
(kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL, kolesterol VLDL, Lipoprotein
(a)), jumlah trombosit, tekanan darah, dan lama sakit dengan ketebalan tunika
intima-media arteri karotis pada anak sindrom nefrotik relaps frekuen dan
dependen steroid.
Metode. Dilakukan penelitian observasional cross sectional. Pemeriksaan
ketebalan tunika intima-media dinding arteri karotis dan fungsi ventrikel
dilakukan dengan ultrasonografi Sonos 4500, profil lemak, kadar Hb, jumlah
trombosit, dan tekanan darah. Data diolah dengan SPSS versi 13. Dilakukan uji
T, analisis regresi linier dan analisis multivariat dengan regresi multipel.
Hasil. Subjek 52 anak (26 kasus dan 26 kontrol) ikut serta dalam
penelitian. Rerata ketebalan tunika intimamedia arteri karotis 0,54 (0,09) vs
0,37 (0,04); p<0,0001. Rerata E/A 1,43 (SB 0,5) vs 1,75 (SB 0,3); p <
0,012. Rerata IMP RV 0,39 (SB 0,06) vs 0,34 (SB 0,03) ; p < 0,001. IMP LV
0,47(SB 0,07) vs 0,36 (SB 0,05); p < 0,001. Analisis regresi linier
multivariat menunjukkan hanya kadar Lp(a) yang mempunyai hubungan cukup kuat
dengan ketebalan tunika intima-media arteri karotis (r = 0,724 dan p= 0,037)
dengan koefisien determinasi (R2=0,716 ).
Kesimpulan. Terdapat penebalan tunika intima-media dinding arteri karotis
dan terjadi disfungsi ventrikel. Lipoprotein-a merupakan faktor determinan dan
mempunyai korelasi cukup kuat dengan ketebalan tunika intima-media arteri
karotis pada anak sindrom nefrotik relaps frekuen dan dependen steroid.
Kata Kunci: sindrom nefrotik;
arteri karotis; fungsi ventrikel; profil lipid
Penulis: Sri Lilijanti
Widjaja, Najib Advani, Taralan Tambunan
Kode Jurnal: jpkedokterandd070030