Karakteristik Tumbuh Kembang Anak di Tempat Penitipan Anak Werdhi Kumara 1, Kodya Denpasar
Abstrak: Skrining pertumbuhan
dan perkembangan terhadap seluruh anak untuk mengidentifikasi gangguan
pertumbuhan dan keterlambatan perkembangan harus dilaksanakan secara rutin.
Skrining tidak harus dilaksanakan di tempat pelayanan kesehatan, namun dapat
dilaksanakan dimana saja seperti di tempat penitipan anak (TPA).
Tujuan. Untuk mengetahui angka kejadian gangguan pertumbuhan dan dugaan
keterlambatan perkembangan.
Metode. Desain penelitian potong lintang di TPA Werdhi Kumara 1 Kodya
Denpasar pada September 2007. Subjek penelitian adalah anak sehat yang berusia
kurang atau sama dengan 6 tahun. Skrining pertumbuhan dengan menentukan status
gizi berdasarkan indek massa tubuh dan berat badan terhadap tinggi badan
sedangkan skrining perkembangan menggunakan Denver II.
Hasil. Tujuh puluh sembilan subjek ikut dalam penelitian. Karakteristik
subjek adalah overweight dan underweight pada anak di atas atau sama dengan 2
tahun masing-masing 14,5% dan 16,1%, sedangkan 29% subjek di bawah usia 2 tahun
dikategorikan underweight. Proporsi perawakan pendek 8,9% dan kelompok
tersangka keterlambatan perkembangan 13,9%. Pendidikan ayah maupun ibu tidak
signifikan mempengaruhi hasil skrining Denver II (p=0,25 dan 0,37), Juga tidak
berbeda bermakna antara anak perempuan dibandingkan dengan anak laki-laki
(p=0,06).
Kesimpulan. Gangguan pertumbuhan dan suspek keterlambatan perkembangan
ditemukan di TPA Werdhi Kumara 1, Kodya Denpasar
Kata Kunci: Skrining
pertumbuhan dan perkembangan; tersangka keterlambatan perkembangan; skrining
Denver II
Penulis: I Nyoman Budi
Hartawan, I G A Trisna Windiani,, Soetjiningsih
Kode Jurnal: jpkedokterandd080149