HUBUNGAN KADAR RANTES SEKRET HIDUNG DENGAN SKOR GEJALA TOTAL PENDERITA RINITIS ALERGI
ABSTRACT: Rinitis alergi (RA)
adalah penyakit inflamasi mukosa hidung yang diperantarai oleh imunoglobulin E
(IgE) akibat pajanan alergen. Salah satu tanda penting proses alergi adalah
infiltrasi sel-sel inflamasi, utamanya eosinofil ke jaringan, dan melepaskan
berbagai protein dasar yang dapat merusak epitel mukosa hidung. Proses tersebut
sangat dipengaruhi oleh peran regulated upon activation normal T cell expressed
and secreted (RANTES). Pengukuran beratnya gejala RA dilakukan secara subyektif
dengan menghitung skor gejala total (SGT), serta obyektif melalui kadar RANTES
sekret hidung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan
antara kadar RANTES sekret hidung dengan SGT pada penderita RA. Metode:
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Desember 2015 di Unit Rawat Jalan
Telinga Hidung Tenggorok - Bedah Kepala Leher Divisi Alergi Imunologi dan
Instalasi Patologi Klinik Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya. Jenis penelitian
ini adalah analitik observasional dengan menggunakan rancang bangun cross
sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling dan
didapatkan sampel sebanyak 49. Kadar RANTES sekret hidung diukur dengan metode
ELISA. Skor gejala total diperoleh dari penjumlahan keseluruhan gejala, baik
gejala hidung maupun gejala di luar hidung. Uji korelasi yang digunakan adalah
uji Pearson. Hasil: Rerata dan standar deviasi (SD) kadar RANTES pada
penelitian ini adalah 17,68 pg/ml (8,24) dan rerata (SD) SGT adalah 11,37 (3,15
pg/ml). Diagram scatter plot menunjukkan bahwa data terdistribusi normal. Hasil
tes korelasi Pearson kadar RANTES sekret hidung dan SGT pada penderita RA
didapatkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,426 dan p=0,002. Kesimpulan:
Terdapat hubungan positif dengan korelasi sedang antara kadar RANTES sekret
hidung dan SGT pada penderita RA.
Kata kunci: Rinitis alergi,
RANTES, skor gejala total
Penulis: Eva Susanti, Dwi Reno
Pawarti, Soeprijadi
Kode Jurnal: jpkedokterandd160735