Faktor Risiko Infeksi Respiratorik Akut Bawah pada Anak
Abstrak: Infeksi respiratorik
akut (IRA) bawah merupakan penyebab terpenting morbiditas dan mortalitas pada
anak. Beberapa faktor risiko yang berpengaruh tehadap IRA bawah pada anak,
antara lain status ekonomi rendah, berat badan lahir rendah, ASI tidak
eksklusif, malnutrisi, hunian padat, dan polusi udara.
Tujuan. Menentukan faktor risiko yang berpengaruh terhadap terjadinya IRA
bawah pada anak yang dirawat di bangsal Anak RSUP dr Kariadi.
Metode. Penelitian dengan rancangan kasus kontrol. Subjek penelitian
adalah 78 pasien IRA bawah usia 1 bulan sampai 14 tahun yang dirawat di bangsal
bagian Anak RS dr Kariadi Semarang dan 78 anak sehatsebagai kontrol. Diagnosis
ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang seperti
hematologi, mikrobiologi, dan foto toraks. Faktor risiko didapat dari kuesioner
melalui wawancara dengan orang tua. Analisis statistik dilakukan dengan uji 2 pada analisis bivariat, dan analisis multivariate dilakukan
dengan uji regresi logistik untuk menghitung OR.
Hasil. Didapatkan status ekonomi rendah (OR: 3,7; 95% CI: 1,6-8,4;
p=0,002), dan hunian padat (OR: 2,5; 95% CI: 1,2-5,5; p=0,02) secara bermakna
merupakan faktor risiko IRA bawah. Sedangkan berat badan lahir rendah (OR: 2,7;
95% CI: 0,9-7,6, p=0,06), malnutrisi (OR: 0,9; 95% CI: 0,3-2,9, p=0,7), polusi udara
(OR: 0,7; 95% CI: 0,2-2,0, p=0,5) dan ASI tidak eksklusif (OR: 0,5; 95% CI:
0,2-1,1, p=0,08)bukan merupakan faktor risiko.
Kesimpulan. Status ekonomi rendah dan hunian padat merupakan faktor
risiko kejadian IRA bawah pada anak.
Kata Kunci: Infeksi
respiratorik akut bawah; faktor risiko; anak
Penulis: Rony Tamba, Magdalena
Sidhartani, Musrichan
Kode Jurnal: jpkedokterandd100288