PERFORMA BENIH TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima) DARI HASIL PERSILANGAN INDUK ALAM
Abstract: Tiram mutiara
merupakan salah satu komoditas andalan dalam budidaya laut. Masalah utama yang
dihadapi adalah pasok benih baik kuantitas maupun kualitas. Upaya perbaikan
dilakukan dengan perkawinan silang antar varietas tiram dengan tujuan untuk
memperbaiki kualitas benih Tiram Mutiara (Pinctada maxima) baik secara fenotip
maupun genotip. Induk yang disilangkan secara resiprokal mempunyai karakter
nacre putih (P) dan kuning (K) baik populasi Bali maupun Maluku. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa persilangan dua populasi tersebut menghasilkan
tiga varietas yaitu: varietas I (K x P), varietas II (K x K) dan varietas III
(P x K). Nilai SR pada fase pediveliger dari ketiga varietas menghasilkan
sintasan berturut-turut 65%, 59%, dan 45%. Pertumbuhan varietas III menunjukkan
pertumbuhan yang cukup baik dengan kisaran panjang cangkang 3,0-4,5 cm pada
umur dua bulan pemeliharaan. Analisis genetik dengan RAPD-DNA menunjukkan bahwa
induk-induk yang berhasil memijah mempunyai variasi genetik 0,3755; 0,3938; dan
0,1600. Sedangkan turunan F1 mempunyai variasi genetik lebih rendah yaitu:
0,2738; 0,2667; dan 0,0924.
Keywords: benih tiram mutiara
(Pinctada maxima); perkawinan silang
Penulis: Ida Komang Wardana, Sudewi, Sari Budi Moria Sembiring, Ahmad
Muzaki
Kode Jurnal: jpperikanandd150423