PENGGUNAAN SEKAT KASA BERBAGAI UKURAN UNTUK MENAPIS PENULARAN WHITE SPOT SYNDROME VIRUS (WSSV) PADA UDANG WINDU
ABSTRAK: Kendala utama yang
dihadapi dalam budidaya udang hingga saat ini adalah serangan white spot
syndrome virus (WSSV) yang menyebabkan kematian massal dalam beberapa hari.
SifatWSSV yang dapat menular ke berbagai media, baik melalui organisme carrier
berupa udang,rebon, kepiting bahkan melalui air menyebabkan dengan cepat
menyebar ke seluruh arealbudidaya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk
mengetahui apakah sekat kasa berbagaiukuran mampu menapis penularan WSSV pada
udang windu. Metode yang digunakandalam kegiatan ini adalah uji bioassay,
analisis nested PCR yang meliputi ekstraksi DNA dengan metode fenol, amplifikasi
PCR, serta elektroforesis. Hasil kegiatan didapatkanbahwa penggunaan sekat kasa
ukuran 300 µm (kasa putih) penularannya relatif lebih ringan dibandingkan sekat
kasa berpori 500-700 µm (warna hijau) dan 1 cm (warna hitam).
KATA KUNCI: sekat kasa, udang
windu, WSSV
Penulis: Evy Maftuti Nur dan
Rahayu Rahardianti
Kode Jurnal: jpperikanandd140504