PENGEMBANGAN BUDIDAYA BANDENG MELALUI PENERAPAN IPTEK DENGAN BENIH UNGGUL HASIL SELEKSI DI KABUPATEN KENDAL, JAWA TENGAH
Abstract: Kegiatan aplikasi
iptek budidaya bandeng dilakukan di Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon,
Kabupaten Kendal, menggunakan petakan tambak milik masyarakat dengan luasan 0,6
untuk pendederan, sedangkan untuk pembesaran sekitar 1,0-1,20 Ha. Tujuan dari
kegiatan aplikasi iptek budidaya bandeng adalah untuk pengembangan dan
penerapan iptek budidaya bandeng di tambak masyarakat menggunakan benih unggul
hasil seleksi dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan dan berkelanjutan.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pendederan bandeng sesuai SOP dapat
meningkatkan sintasan menjadi 65-80% yang sebelum adanya aplikasi iptek sebesar
30-50%. Waktu yang diperlukan untuk kegiatan pendederan juga menjadi lebih
singkat 1 bulan untuk mencapai ukuran 10-12 cm, yaitu dari 4 bulan menjadi 3
bulan. Pada kegiatan pembesaran, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai ukuran
konsumsi dengan bobot 250-300 g adalah 3-3,5 bulan, lebih cepat dibanding
sebelum ada kegiatan iptekmas yaitu 6-7 bulan. Penerapan Iptek budidaya bandeng
dengan menggunakan benih terseleksi diharapkan produktivitas budidaya bandeng
dan pendapatan masyarakat pembudidaya akan meningkat.
Keywords: benih bandeng Chanos
chanos; nursery; tambak; produksi
Penulis: Tony Setiadharma,
Iswari Ratna Astuti, Septyan Andriyanto, Endhay Kusnendar
Kode Jurnal: jpperikanandd140529