PENGARUH PERBEDAAN JENIS TALI TERHADAP TINGKAT PENEMPELAN BENIH KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS)
ABSTRACT: Kerang hijau Perna
viridis merupakan komoditas perikanan yang sudah lama dibudidayakan di
Indonesia. Perubahan larva kerang hijau dari planktonik menjadi sesil merupakan
masa kritis untuk hidup larva kerang hijau. Penempelan kerang hijau memerlukan
substrat yang baik agar benih kerang hijau menempel dengan sempurna dan tidak
terbawa oleh arus. Pada proses budidaya kerang hijau diperlukan jenis substrat
yang sesuai dengan bissus kerang hijau. Penelitian ini untuk mengetahui tingkat
penempelan benih pada substrat dan pertumbuhan panjang benih kerang hijau.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3
perlakuan yaitu jenis substrat (tali) yang berbeda (serat alami, serat sintetis
dan serat nanas). Penempelan benih kerang hijau yang paling tinggi pada minggu
ke 8 jenis serat alami yaitu 92%, selanjutnya serat sintetis 30% dan serat nanas
14%. Panjang rata-rata benih kerang
hijau yang paling baik pada serat alami yaitu 1,0 cm. Panjang rata-rata yang
baik benih kerang hijau pada serat alami dapat disebabkan karena serat alami
memiliki tekstur yang lembut yaitu seratnya terbuat dari beberapa jenis
tumbuhan sehingga kerang hijau dapat menempel dengan baik. Berdasarkan uji
lanjut BNT menunjukkan bahwa penggunaan berbagai jenis tali menghasilkan
tingkat penempelan yang berbeda nyata.
Kata Kunci: Kerang Hijau, Jenis Tali, Penempelan, Pertumbuhan Panjang, Kualitas
Air
Penulis: Sulvina , Nuning
Mahmudah Noor, Henni Wijayanti, Siti Hudaidah
Kode Jurnal: jpperikanandd150616