PENERAPAN TEKNOLOGI BUDIDAYA BANDENG DI GRESIK, JAWA TIMUR
Abstract: Ikan bandeng (Chanos-chanos
Forsskal) merupakan satu di antara ikan air payau yang sudah lama berkembang di
Indonesia. Sistem budidaya yang dikembangkan beragam, mulai cara tradisional,
semi-intensif maupun intensif. Seluruh tahapan budidaya umumnya dilakukan di
tambak pasang surut, dan ikan bandeng mampu hidup pada rentang salinitas mulai
0 sampai lebih dari 50 ppt. Ikan bandeng mempunyai nilai strategis, karena
mudah dibudidayakan, dengan nilai ekonomi cukup tinggi mulai dari benih,
gelondongan maupun yang berukuran besar. Pemilihan benih bandeng berkualitas
yang berukuran panjang 14-16 mm, mempunyai gerakan agresif dipelihara di tambak
salinitas 4-6 ppt selama 50 hari dengan pakan berupa fermentasi, yaitu campuran
tepung ikan, dedak, tetes tebu, urea, dan ragi, diberikan 1 kali dalam
seminggu. Gelondongan bandeng yang berukuran 1-2 inci hasil pembesaran, ditebar
ke dalam tambak dengan kepadatan 10.000 ekor/ha. Pemeliharaan dilakukan selama
4-5 bulan dengan pemberian pakan awal berupa fermentasi 1 kali/minggu sampai
gelondongan berumur 30-40 hari. Pakan pelet apung yang berukuran diameter
200-500 mm diberikan mulai dosis 2%-3%/hari, ditebar secara merata di
sekeliling kolam, ukuran pakan ditingkatkan sampai menjelang panen umur 4-5
bulan. Sebanyak 16 orang pembudidaya dari 2 kecamatan di Kabupaten Gresik
mengikuti pelatihan IPTEK, pembudidaya cukup aktif dalam mengikuti petunjuk
yang diberikan oleh tenaga pendamping. Aplikasi teknik pemilihan benih bandeng
yang berkualitas dilakukan langsung ke pembudidaya, demikian pula cara
pendederan sampai memproduksi bandeng. Pembesaran bandeng yang dilakukan secara
tradisional plus yaitu dengan penambahan pakan, menghasilkan ikan bandeng
sebanyak 1,3-1,6 ton/ha dalam 5-6 bulan pemeliharaan, dengan sintasan 80%-90%.
Sedangkan produksi yang dilakukan secara semi intensif selama 4 bulan dengan
pemberian pakan, menghasilkan 3,0 ton/ha dengan sintasan 95%.
Keywords: diseminasi ikan
bandeng, Kabupaten Gresik, benih berkualitas baik, pembesaran
Penulis: Agus Priyono, Titiek
Aslianti, Tony Setiadharma, Irwan Setiadi
Kode Jurnal: jpperikanandd130506