Penerapan Blue Economy untuk Perikanan Berkelanjutan di Sekolah Usaha Perikanan Menengah Tegal
Abstract: Eksploitasi terhadap
sumber daya alam seringkali menimbulkan permasalahan lingkungan. Blue economy
dikembangkan untuk mengatasi sistem ekonomi yang cenderung eksploitatif dan
merusak lingkungan. Implementasi blue economy dalam pendidikan merupakan salah
satu solusi melalui pembentukan karakter manusia yang mampu mengelola
lingkungan secara bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji
penerapan dan strategi untuk mewujudkan perikanan berkelanjutan melalui blue
economy di SUPM(Sekolah Usaha Perikanan Menengah) Tegal. Penelitian ini
menggunakan kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Untuk
menggambarkan hasil dari penelitian menggunakan metode deskriptif dengan
analisis SWOT dalam penentuan strategi. Pengambilan data melalui observasi,
kuesioner, dan dokumentasi terhadap implementasi blue economy di sekolah. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa SUPM Tegal telah menerapkan blue economy melalui
kebijakan sekolah, kurikulum, teaching factory, dan sarana prasarana dengan skor
nilai 76,5. Strategi sekolah dalam menerapkan blue economy melalui
pemberdayaan, peningkatan, dan modernisasisarana prasarana pendidikan;
peningkatan hubungan kerja sama dengan dunia usaha, orang tua peserta didik
serta masyarakat kelautan dan perikanan; peningkatan kapasitas,
profesionalisme, pelayanan, dan kinerjapenyelenggara pendidikan dalam rangka
pengembangan kelembagaan dan good governance.Eksploitasi terhadap sumber daya
alam seringkali menimbulkan permasalahan lingkungan. Blue economydikembangkan untuk
mengatasi sistem ekonomi yang cenderung eksploitatif dan merusak
lingkungan.Implementasi blue economy dalam pendidikan merupakan salah satu
solusi melalui pembentukan karaktermanusia yang mampu mengelola lingkungan
secara bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untukmengkaji penerapan dan
strategi untuk mewujudkan perikanan berkelanjutan melalui blue economy di
SUPM(Sekolah Usaha Perikanan Menengah) Tegal. Penelitian ini menggunakan
kombinasi pendekatan kuantitatifdan kualitatif. Untuk menggambarkan hasil dari
penelitian menggunakan metode deskriptif dengan analisisSWOT dalam penentuan
strategi. Pengambilan data melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi
terhadapimplementasi blue economy di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa SUPM Tegal telah menerapkanblue economy melalui kebijakan sekolah,
kurikulum, teaching factory, dan sarana prasarana dengan skor nilai76,5.
Strategi sekolah dalam menerapkan blue economy melalui pemberdayaan,
peningkatan, dan modernisasisarana prasarana pendidikan; peningkatan hubungan
kerja sama dengan dunia usaha, orang tua peserta didikserta masyarakat kelautan
dan perikanan; peningkatan kapasitas, profesionalisme, pelayanan, dan
kinerjapenyelenggara pendidikan dalam rangka pengembangan kelembagaan dan good
governance.
Keywords: blue economy,
kebijakan sekolah, kurikulum, sarana prasarana, teaching factory
Penulis: Muhammad N. Misuari,
Azis N. Bambang, Purwanto
Kode Jurnal: jpperikanandd150797