PEMIJAHAN ALAMI IKAN SEPAT SIAM (Trichopodus pectoralis Regan, 1910) DENGAN UKURAN INDUK YANG BERBEDA PADA WADAH TERKONTROL
Abstract: Ikan sepat siam
merupakan salah satu ikan lokal yang memenuhi syarat-syarat untuk dikembangkan
menjadi komoditas budidaya ekonomis sebagai ikan konsumsi penting bagi
masyarakat. Evaluasi pertumbuhan awal dalam proses domestikasi ikan sepat siam
diperlukan untuk menyusun aplikasi standar operasional perbanyakan dan
pengembangan populasi budidaya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk
mengetahui penerapan pemijahan alami ikan sepat siam yang meliputi fekunditas,
derajat penetasan dan sintasan larva dengan ukuran induk yang berbeda pada
wadah terkontrol (akuarium). Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Basah
Genetika dan Breeding, Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar,
Bogor pada bulan Juli-Agustus 2013. Induk yang digunakan ada tiga pasang yaitu
pasangan induk A (panjang 19,5 cm dan bobot 94,7 g), pasangan induk B (panjang
18,6 cm dan bobot 99,2 g), pasangan induk C (panjang 16,9 cm dan bobot 92,9 g).
Induk ikan sepat siam jantan dan betina dari masing-masing pasangan dimatangkan
secara terpisah pada akuarium 1 m x 1 m x 0,4 m. Pemijahan dilakukan secara
alami pada akuarium pemijahan berukuran 2 m x 1 m x 0,5 m. Pemijahan dilakukan
secara alami dengan rasio jantan dan betina 1:1. Parameter yang diamati yaitu
fekunditas, derajat pembuahan, dan derajat penetasan. Berdasarkan hasil
pemijahan alami ikan sepat di wadah terkontrol diketahui bahwa fekunditas
tertinggi adalah pasangan induk C sebanyak 14.342 butir. Sedangkan persentase
derajat pembuahan dan penetasan adalah pasangan induk B yaitu 90,5% dan 90,1%.
Sintasan larva tertinggi adalah dijumpai pada pasangan induk C yaitu 90,7%.
Keywords: pemijahan alami;
induk sepat siam; sintasan larva
Penulis: Bambang Priadi, Sri
Sundari
Kode Jurnal: jpperikanandd150752