PEMETAAN KERAMBA JARING APUNG IKAN LAUT DI TELUK PEGAMETAN DAN TELUK PENERUSAN KABUPATEN BULELENG, BALI
Abstract: Teluk Pegametan dan
Teluk Penerusan merupakan kawasan pengembangan budidaya laut di Kabupaten
Buleleng, Bali. Budidaya ikan laut dengan keramba jaring apung (KJA) merupakan
aktivitas budidaya laut yang dominan ditemukan di kedua teluk tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan KJA ikan laut di Teluk
Pegametan dan Teluk Penerusan, Kabupaten Buleleng, Bali; dan melihat dampaknya
melalui hubungan antara tingkat kematian ikan dengan fluktuasi suhu harian.
Data sebaran KJA diperoleh dari citra satelit yang terdapat pada Google Earth
dan divalidasi dengan kunjungan lapangan pada bulan Maret dan April 2015.
Selain itu, juga dikumpulkan data suhu perairan dan kematian ikan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah KJA yang sangat
signifikan dari tahun 2003-2015. Pada tahun 2003 jumlah titik lokasi KJA hanya
sekitar 13 lokasi dan tersebar hanya di Teluk Pegametan. Sedangkan tahun 2015
sebaran KJA telah memenuhi Teluk Pegametan dan Teluk Penerusan dengan jumlah
titik lokasi KJA mencapai 37 lokasi KJA; dan jumlah unit bervariasi antara
6-300 unit KJA. Dampak dari perkembangan KJA dan adanya perubahan iklim berupa
fluktuasi suhu perairan sangat signifikan memengaruhi tingkat produktivitas
budidaya laut yang terjadi di kedua teluk tersebut. Penurunan suhu yang sangat
siginifikan telah memengaruhi tingkat kematian ikan budidaya secara nyata
terutama untuk jenis ikan kerapu. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
perlu dilakukan penataan KJA yang sesuai berdasarkan tingkat kesesuaian lahan,
kapasitas daya dukung lahan, dan kondisi ekosistem, serta pemanfaatan lahan
sekitar kawasan sehingga pemanfaatan kawasan teluk ini dapat berkelanjutan.
Keywords: keramba jaring
apung; budidaya laut; pengembangan kawasan; lingkungan perairan; Teluk
Pegametan; Teluk Penerusan
Penulis: I Nyoman Radiarta, Erlania
Erlania
Kode Jurnal: jpperikanandd150688