PARAMETER BIOLOGI LOBSTER PASIR (PANULIRUS HOMARUS) DI PERAIRAN TABANAN, BALI
ABSTRACT: Penelitian tentang
aspek biologi lobster pasir (Panulirus homarus) di perairan Tabanan dilakukan
pada periode Maret - Desember 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
aspek biologi lobster pasir meliputi nisbah kelamin, sebaran panjang, kematangan
kelamin, hubungan panjang berat dan faktor kondisi. Pengamatan dan pengukuran
aspek biologi dilakukan di tempat pengumpul lobster dengan sistem sampling
acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nisbah kelamin lobster pasir berada
pada keadaan seimbang. Hasil tangkapan lobster didominasi oleh lobster berusia
muda dengan panjang karapas antara 47,5-52,5 mm. Pemijahan terjadi sepanjang
tahun dan puncak musim pemijahan lobster pasir diduga terjadi pada bulan
Oktober. Persamaan hubungan panjang dan berat lobster jantan adalah W = 0,0021
L2,769 dan betina adalah W= 0,0016 L2,841. Sifat pertumbuhan lobster pasir
adalah allometrik negatif. Faktor kondisi relatif rendah pada saat musim
pemijahan dan semakin menurun seiring dengan bertambah panjangnya ukuran
karapas lobster. Rata-rata ukuran lobster yang tertangkap lebih kecil dari
ukuran matang kelamin. Oleh karena itu disarankan untuk menetapkan ukuran
minimum yang boleh ditangkap yaitu diatas 68,52 mm.
KEYWORDS: Parameter biologi;
lobster pasir; perairan Tabanan
Penulis: Duranta D. Kembaren,
Pratiwi Lestari, Renny Ramadhani
Kode Jurnal: jpperikanandd150387