KULTUR MASSAL COPEPODA (Ordo cyclopoida) DALAM BAK DENGAN PENAMBAHAN PAKAN YANG BERBEDA

ABSTRAK: Copepoda merupakan udang kecil yang hidup di seluruh perairan pantai maupun perairan dalam. Copepoda sangat berpotensi menjadi pakan alami alternatif selain rotifer danArtemia sebagai pakan larva ikan laut. Kultur copepoda ordo Cyclopoida sampai saatini hasilnya belum maksimal, sehingga perlu dilakukan cara kultur baru antara laindengan penambahan pakan ikan komersial (pelet) dan air bilasan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan hasil kultur copepoda yang lebih optimal sehingga dapatmemenuhi kebutuhan pakan larva ikan laut. Dua buah bak fiber (A dan B) volume 2 m3diisi Nannochloropsis oculata sebanyak 25% dari volume bak, kemudian tambahkan air laut yang sudah disaring sebanyak 25% dari volume bak. Pakan ikan komersial (pelet) 250 g dimasukkan ke dalam bak A dan air cucian ikan sebanyak lima liter dimasukkan ke dalam bak B. setelah dibiarkan larut dalam air media selama dua hari, dimasukkan bibit copepoda kepadatan 143 ind./L. Pada hari ke-3 ditambahkan N. oculata 25% dari volume bak bersamaan dengan penambahan pakan ikan komersial (pelet) sebanyak 250 g ke dalam bak A dan air cucian ikan sebanyak lima liter ke dalam bak B. Setelah tiga hari, ditambahkan air laut 25% dari volume bak kemudian tambahkan pakan ikan buatan (pelet) sebanyak 250 g pada bak A dan air cucian ikan sebanyak lima liter pada bakB. Setelah dikultur selama satu minggu copepoda bisa dipanen. Pemanenan copepod dilakukan lima hari sekali. Parameter yang diamati adalah kepadatan setiap panen. Hasil pengamatan perlakuan dengan penambahan pelet hasilnya lebih tinggi daripada perlakuan air bilasan ikan. Kepadatan tertinggi terjadi pada pemanenan ke-10 dengankepadatan sebesar 11.000 ind./L pada bak dengan penambahan pelet, sedangkan pada bak dengan penambahan air cucian ikan hanya sebesar 4.300 ind./L.
KATA KUNCI: kultur copepoda, pelet, dan air bilasan ikan
Penulis: Kurdi, I Nyoman Suwitra, dan Mujimin
Kode Jurnal: jpperikanandd140508

Artikel Terkait :