KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI WADUK CIRATA, JAWA BARAT
ABSTRACT: Waduk Cirata
merupakan salah satu waduk yang dialiri Sungai Citarum, Jawa Barat. Waduk
Cirata memiliki luas sekitar 6.200 ha, volume air 1.900 juta m3. Waduk Cirata
berfungsi sebagai pembangkit listrik dengan kekuatan 1.000 MHW, irigasi, air
minum dan perikanan (Ekspedisi Citarum, 2011). Menurut Satria &
Kartamihardja 2005, kondisi perairan Waduk Cirata saat ini telah mengalami
degradasi kualitas air yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan faktor alam
antara lain erosi dari perbukitan yang gundul. Di bidang perikanan, jumlah KJA
(Keramba Jaring Apung) telah melebihi batas yang telah ditentukan sehingga
limbah organik yang berasal dari sisa pakan yang mengandung nutrien N
(Nitrogen) dan P (Fosfor) terakumulasi di dasar perairan seiring dengan waktu
(Purnamaningtyas & Tjahjo, 2010). Dekomposisi limbah organik meningkatkan kesuburan perairan yang
mendukung pertumbuhan kelimpahan fitoplankton.
KEYWORDS: Komposisi;
kelimpahan; fitoplankton; Waduk Cirata; Jawa Barat
Penulis: Yuslima Nurcahya,
Yusup Nugraha
Kode Jurnal: jpperikanandd140441