HYBRID ANTARA KERAPU KENTANG, Epinephelus tukula BETINA DENGAN KERAPU KERTANG, Epinephelus lanceolatus JANTAN
Abstract: Keberhasilan pembenihan
dan perkembangan budidaya kerapu yang pesat telah menimbulkan kecenderungan
penurunan harga jual. Oleh karena itu, upaya efisiensi pemeliharaan dalam usaha
budidaya perlu dikembangan baik melalui efisiensi biaya produksi maupun melalui
seleksi benih berkualitas baik. Salah satu upaya yang dapat menjawab
permasalahan ini adalah melalui program hybridisasi. Perkawinan silang antara
kerapu Kentang (E. tukula) betina dengan kerapu Kertang (E. lanceolatus) yang
keduanya mempunyai sifat tumbuh cepat, akan menghasilkan benih yang lebih
unggul baik dalam pertumbuhan maupun sintasan. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mendapatkan benih dengan keunggulan pertumbuhan dibandingkan dengan
kerapu lainnya, melalui studi sifat biologi, mulai dari pembuahan, perkembangan
embrio dan pemeliharaan larva.Induk kerapu Kentang digunakan sebagai donor
telur dan induk kerapu Kertang sebagai donor sperma. Pembuahan telur dilakukan
secara buatan, telur diinkubasi dalam bak fiberglass volume 250 L dan
pemeliharaan larva dalam bak beton volume 9 M3.Hasil penelitian menunjukkan
bahwa hybrid kerapu kentang dan kerapu kertang secara buatan dapat berlangsung
dengan baik. Pembuahan telur dan perkembangan embrio dapat berlangsung dengan
baik, demikian juga dengan perkembangan larva hingga yuwana. Perkembangan dan
pertumbuhan larva hingga yuwana hybrid kerapu Kentang dengan kerapu Kertang
dapat menyerupai hybrid antara kerapu Macan dengan kerapu Kertang.
Keywords: Hybrid, kerapu
Kentang, Epinephelus tukula, kerapu Kertang, E. lanceolatus
Penulis: Jhon Harianto
Hutapea, Ananto Setiadi, Gunawan, Apri Imam Supi’i
Kode Jurnal: jpperikanandd130516