ANALISIS SPASIAL DAN TEMPORAL KOMUNITAS FITOPLANKTON SEKITAR BUDIDAYA LAUT TERINTEGRASI DI TELUK EKAS, NUSA TENGGARA BARAT
Abstract: Fitoplankton
merupakan trofik level paling rendah yang dapat digunakan sebagai indikasi
kesuburan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis spasial
dan temporal komunitas fitoplankton sekitar budidaya terintegrasi (IMTA) di
Teluk Ekas, Nusa Tenggara Barat. Pengamatan lapangan dilakukan selama enam
bulan mulai Juni-November 2014. Sebanyak sembilan stasiun pengamatan yang
dirancang melingkar dengan jarak 60 m dan 150 m dari titik pusat IMTA (KJA
ikan). Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif, indeks
ekologi, dan statistik multivariat. Hasil identifikasi jenis dan kelimpahan
fitoplankton menunjukkan bahwa jenis Nitzschia sp., Girosygma sp., dan
Coscinodiscus sp.; dari kelas Bacillariophyceae merupakan jenis yang dominan
ditemukan. Analisis indeks ekologi memberikan gambaran bahwa fitoplankton di
kawasan budidaya terintegrasi memiliki indeks keanekaragaman yang rendah,
indeks dominansi tergolong kategori rendah-sedang, dan indeks keseragaman yang
tinggi. Kelimpahan fitoplankton secara spasial dan temporal menunjukkan bahwa
kelimpahan yang tinggi ditemukan pada bulan Agustus-Oktober, dan secara umum
tersebar pada kawasan IMTA dengan jarak 7 60 m dari KJA ikan. Karena
berhubungan dengan kesuburan perairan maka kawasan ini dalam implementasinya
dapat digunakan sebagai kawasan budidaya rumput laut atau kekerangan.
Keywords: fitoplankton;
kelimpahan; indeks ekologi; analisa klaster; nutrien; Teluk Ekas
Penulis: I Nyoman Radiarta, Erlania,
Ketut Sugama Ketut Sugama
Kode Jurnal: jpperikanandd150467