ANALISIS JARINGAN KERJA PADA PERSIAPAN TAMBAK TEKNOLOGI SUPER INTENSIF DI KABUPATEN TAKALAR BERDASARKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN PROGRAM EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE (PERT)
Abstract: Penelitian tentang
jaringan kerja pada persiapan tambak teknologi super intensif telah dilakukan
pada bulan Mei-Juni 2013 di Instalasi Tambak Percobaan Balai Penelitian dan
Pengembangan Budidaya Air Payau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan masing-masing kegiatan dan perkiraan waktu pelaksanaan, mengetahui
jalur kritis, dan mengetahui probabilitas penyelesaian seluruh kegiatan.
Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan/observasi dan wawancara dengan
pelaksana lapangan. Data yang dikumpulkan berupa data urutan pekerjaan dan lama
waktu penyelesaiannya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode
Critical Path Method (CPM) dan Programme Evaluation and Review Technique
(PERT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan 15 (lima belas) kegiatan
persiapan tambak super intensif memerlukan waktu 51 hari yang ditandai dengan
selesainya kegiatan penebaran benur. Terdapat 11 (sebelas) kegiatan yang
termasuk dalam jalur kritis, yaitu: Persiapan bahan (kode A) – Pemasangan
saringan inlet (kode C) – Pemasangan papan pintu air (kode E) - Pemasangan
sistem aerasi (kode G) Pengisian air setinggi 100 cm (kode H) - Aplikasi kapur
dolomit (kode I) – Pemupukan (kode K) - Penumbuhan plankton (kode L) - Aplikasi
probiotik (kode M) - Penambahan air (kode N) - Penebaran benur (kode O).
Probabilitas waktu penyelesaian kegiatan sebesar 91,62%. Hasil penelitian
memberikan informasi tahapan kegiatan yang tidak mempunyai waktu tenggang,
sehingga persiapan untuk tahapan tersebut perlu diperhatikan untuk kelancaran
persiapan tambak.
Keywords: persiapan tambak;
teknologi super intensif; Critical Path Method (CPM) Programme Evaluation and
Review Technique (PERT)
Penulis: Andi Indra J. Asaad, Makmur,
Rachman Syah
Kode Jurnal: jpperikanandd150717