ALTERNATIF PENGELOLAAN PERIKANAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PERAIRAN KABUPATEN PANGKEP SULAWESI SELATAN
Abstract: Upaya melakukan
perbaikan pengelolaan perikanan rajungan merupakan solusi untuk mencapai sistem
pengelolaan rajungan yang berkelanjutan. Kajian tentang alternatif kebijakan
pengelolaan perikanan rajungan. diharapkan dapat sebagai bahan masukan bagi
pemerintah daerah Kabupaten pangkep. Penelitian dilaksanakan di kecamatan
pesisir dan dua kecamatan kepulauan di Kabupaten Pangkep, pada bulan Desember
2012- April 2013. Data primer diperoleh dari pengamatan di lapangan dan
wawancara dengan responden melalui Focus Group Discussion. Pengambilan data
sekunder dari instansi terkait. Analisis di gunakan dengan A’WOT
mengaplikasikan Program Expert Choice 2000. Hasil analisis menunjukan bahwa
pengelolaan perikanan rajungan, mengandalkan kekuatan dan peluang untuk
mengatasi kelemahan dan ancaman. Kriteria komponen kekuatan menempatkan
prioritas relatif pertama minat nelayan dan masyarakat pengelolaan rajungan
tinggi, peluang menetapkan target PEMDA dalam pengelolaan perikanan rajungan
tinggi, kelemahan ditetapkan kordinasi dan implementasi kelembagaan masih rendah,
ancaman ditetapkan jumlah alat tangkap rajungan semakin meningkat. Urutan
prioritas alternatif kebijakan pengelolaan perikanan tangkap rajungan adalah:
a) Penciptaan mata pencaharian alternatif; b) Penegakan hukum dan peningkatan
kapasitas kelembagaan; c) Penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan; d)
Restocking rajungan; e) Pengelolaan perikanan rajungan berbasis zonasi dan f)
Pengembangan budidaya rajungan.
Keywords: Pengelolaan;
perikanan; rajungan; Kabupaten Pangkep
Penulis: Ihsan, Eko Sri
Wiyono, Sugeng Hari Wisudo, John Haluan
Kode Jurnal: jpperikanandd150331