STUDI KASUS SUPER INFEKSI AEROMONIASIS TERHADAP Edwardsiellosis PADA BENIH PATIN DI KABUPATEN SUBANG, JAWA BARAT
Abstract: Adanya kecenderungan
munculnya kasus superinfeksi A. hydrophila dan E. ictaluri ditemukan pada kasus
kematian larva patin ukuran ¾ sampai 2 inci pada beberapa kecamatan di
Kabupaten Subang yang perlu untuk dicermati sebagai antisipasi penyebaran dan
pengendaliannya jika terjadi lagi kasus yang sama. Sampel diambil dari ikan
sakit dan dilakukan isolasi bakteri pada organ dalam yaitu otak, mata, hati,
dan ginjal. Bakteri diisolasi, identifikasi, dan karakterisasi menggunakan
metode konvensional dan API Sistem, sedangkan organ dilakukan pemeriksaan
histologi. Analisis data secara deskriptif dengan mengelaborasi seluruh
informasi baik hasil desk study maupun field study. Wabah di beberapa kecamatan
di Kabupaten Subang ini menunjukkan mortalitas akut dengan gejala baik
eksternal maupun internal. Gejala klinis yang nampak jelas adalah ikan berenang
berputar-putar (corkscrew spiral swimming), dan kemudian mati. Beberapa ikan
yang sakit menunjukkan pembesaran abdomen, exopthalmus, dan dijumpai foki kecil
berukuran 1-3 mm pada organ hati. Hasil ini menunjukkan bahwa ikan dapat
membersihkan diri dari E. ictaluri pada sirkulasi darah, tetapi super infeksi
dengan A. hydrophila laten memperberat gejala klinis Edwardsiellosis dan jika
diisolasi hanya diperoleh A. hydrophila yang mendominansi hampir semua organ
dalam. Vaksinasi menggunakan vaksin A. hydrophila dapat mencegah terjadinya
super infeksi tetapi perlu kajian lebih mendalam apakah vaksin A. hydrophila
dapat memberikan proteksi silang terhadap infeksi Edwardsiellosis.
Keywords: Edwardsiella
ictaluri; Aeromonas hydrophila; super infeksi; larva patin
Penulis: Angela Mariana
Lusiastuti, Tuti Sumiati, Wartono Hadie, Sularto, Taukhid
Kode Jurnal: jpperikanandd120609