PRODUKSI MASSAL BENIH KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis) DENGAN WAKTU PENJARANGAN LARVA YANG BERBEDA
Abstract: Saat ini teknologi
pembenihan kerapu bebek (Cromileptes altivelis) telah dikembangkan secara baik.
Agar kegiatan budidaya kerapu bebek dapat dilaksanakan sepanjang tahun, maka
diperlukan pasokan benih yang kontinu dan berkualitas baik. Pada pembenihan kerapu
dengan kepadatan yang tinggi akan susah untuk mengatur kualitas dan kecukupan
pasokan pakan tanpa mengganggu kualitas air. Karena itu, perlu waktu yang tepat
untuk melakukan penjarangan agar sintasan larva bisa dipertahankan dan
ketersediaan pakan larva di dalam bak pemeliharaan cukup nutrisi, sehingga
tercapai sintasan yang tinggi dengan kualitas benih yang baik. Tujuan
penelitian ini adalah untuk meningkatkan sintasan produksi benih kerapu bebek
(Cromileptes altivelis) dengan kualitas benih yang lebih baik. Penelitian ini
dilakukan dengan 4 perlakuan, yaitu: A. penjarangan setelah 10 hari, B.
penjarangan setelah 15 hari, C. penjarangan setelah 20 hari, dan D. tanpa
penjarangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penjarangan larva
setelah 15 hari mempunyai sintasan paling tinggi yaitu 42,76% berturut-turut
diikuti penjarangan setelah 10 hari 26,47%, setelah 20 hari 20,52% dan tanpa
penjarangan 10,2%. Sedangkan pertumbuhan yang diukur dari panjang total dari
semua perlakuan hampir sama 2,3-2,8 cm.
Keywords: Cromileptes
altivelis, kerapu, penjarangan, sintasan
Penulis: Putu Suarjana, I
Gusti Putu Oka Suarjana, Karyanto
Kode Jurnal: jpperikanandd120495