PERFORMA PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) SEBAGAI KANDIDAT IKAN BUDIDAYA YANG DI PELIHARA DI TAMBAK BERSALINITAS RENDAH
Abstract: Ikan patin nasutus
merupakan patin asli Indonesia yang berdaging putih. Sifat aspek biologi
pertumbuhannya belum banyak diketahui. Dengan demikian perlu dilakukan
pemeliharaan ikan patin nasutus sebagai upaya domestikasi untuk dijadikan
sebagai ikan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi
keragaan pertumbuhan ikan patin nasutus yang di pelihara di tambak. Kegiatan
penelitian dilakukan di perairan bersalinitas rendah (< 10 ppt). Ikan uji
yang digunakan adalah benih berukuran bobot awal 12,83±1,53 g/ekor. Sebagai
perlakuan adalah padat tebar pemeliharan yang berbeda A. 10 ekor/m2, B 20
ekor/m2 dan C 30 ekor/m2, yang diulang sebanyak tiga kali. Pakan uji yang
digunakan adalah pakan komersial dengan kandungan protein kasar 30-32%. Pakan
diberikan dengan feeding rate 5-3% dan feeding frekuensi 3 kali/hari. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan benih ikan di tambak bersalinitas
rendah (< 10 ppt) dengan padat penebaran berbeda selama 70 hari memberikan
pertambahan bobot 23,848,9 g, pertambahan panjang 3,76-7,47 cm, laju
pertumbuhan spesifik 1,55-2,34%, sintasan 89,4-100% dan Konversi pakan
1,89-2,57. Sifat fisika dan kimia air pemeliharaan masih dalam kisaran layak
untuk pemeliharaan ikan, namun demikian pemeliharaan ikan hanya dilakukan selama
70 hari karena salinitas air yang terus semakin tinggi (>10 ppt) yang
mengakibatkan kematian pada ikan.
Keywords: patin nasutus; ikan
budidaya; tambak; salinitas rendah
Penulis: Evi Tahapari
Kode Jurnal: jpperikanandd120640