PENGGUNAAN EKSTRAK ETANOL SILASE DAUN MENGGKUDU (Morinda citrifolia) SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF ANTI BAKTERI Aeromonas hydropphyla PADA IKAN SIDAT (Anguilla bicolor)
Abstract: Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui dosis pemberian ekstrak silase daun mengkudu (Morinda
citrifolia) yang dapat menghambat dan mematikan bakteri Aeromonas hydrophyla
sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif antibakteri pada ikan
sidat (Anguilla bicolor). Materi yang digunakan adalah ekstrak etanol silase
daun mengkudu, pembuatan medium biakan bakteri, bakteri Aeromonas hydrophyla.
Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitian Rancangan Acak
Lengkap (RAL). Prosedurnya meliputi ekstrak silase daun mengkudu dengan dosis
0%, 5%, 10%, 20%, 40%, dan 80%. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh
pemberian ekstrak silase daun mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap diameter
zona hambat (P<0,05). Penggunaan dosis ekstrak silase daun mengkudu yang
berbeda memberikan tingkat pengaruh yang berbeda pula terhadap diameter zona
hambat pertumbuhan bakteri Aeromonas hydrophyla. Pada dosis 0% tidak
menunjukkan diameter zona hambat. Pada dosis 5%, menunjukkan rata-rata diameter
zona hambat sebesar 0,3567±0,3118 mm. Dosis 10% menunjukkan rata-rata diameter
zona hambat sebesar 0,6100±0,4838 mm. Sedangkan dosis 20% menunjukkan rata-rata
diameter zona hambat sebesar 0,5833±0,2953 mm. Dosis 40% menunjukkan rata-rata
diameter sebesar 1,0167±0,1750 mm. Dosis 80% menunjukkan rata-rata diameter
sebesar 1,0767±0,1762 mm. Di antara 6 perlakuan, dosis 80% ekstrak silase daun
mengkudu merupakan dosis terbaik sebagai antibakteri Aeromonas hydrophyla untuk
ikan sidat (Anguilla bicolor).
Keywords: ekstrak silase; daun
mengkudu; Aeromonas hydrophyla; ikan sidat
Penulis: Mivida Febriani, Dini,
Mafduch Mafduch, Eliana
Kode Jurnal: jpperikanandd120607