Pengaruh Tanaman Pada Dataran Banjir Terhadap Kekasaran Hidrolik Sungai Barabai
Abstrak: Nilai kekasaran
hidrolik adalah nilai yang menggambarkan perkiraan retensi terhadap aliran
karena kehilangan energi yang disebabkan oleh gesekan antara saluran dan air.
Jenis, kerapatan, ketinggian vegetasi menyebabkan variasi nilai kekasaran
hidrolik. Nilai kekasaran hidrolik dapat diamati dengan menggunakan sebuah
model fisik yang mewakili kondisi sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan
mengetahui pengaruh tanaman yang ditanam pada dataran banjir dengan melakukan
percobaan dengan model fisik di laboratorium. Penelitian dilakukan dengan
melakukan percobaan dan pengamatan di laboratorium pada sebuah model fisik yang
mewakili kondisi penampang pada Sungai Barabai di Kalimantan Selatan. Model
dirancang dengan skala 1:110, pada dataran banjirnya ditanam tanaman bambu
dengan jarak 1.82 x 1.82 cm. Diameter tanaman 0.1 dan panjang 8 cm. Model
dibuat dalam dua jenis yaitu model dengan tanaman tunggal dan model dengan
tanaman rumpun. Model dipadukan dengan saluran terbuka beserta perangkatnya.
Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh tanaman terhadap nilai kekasaran
hidrolik. Nilai ini ditunjukkan oleh nilai n 4 yang meningkat sebesar 69 – 70%
apabila tanaman diubah dari tanaman tunggal menjadi tanaman rumpun. Peningkatan
ini disebabkan meningkatnya kerapatan tanaman. Selain itu diketahui kecepatan
aliran menurun sebesar 2.3 – 1.7% apabila tanaman diubah dari tanaman tunggal menjadi
tanaman rumpun.
Penulis: Fitriani Hayati
Kode Jurnal: jppertaniandd170403