PENGARUH PEMOTONGAN BISUS SPAT TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima) PADA KEGIATAN PENDEDERAN DI LAUT
Abstract: Diduga salah satu
penyebab kematian pada kegiatan pendederan tiram mutiara di laut adalah ukuran
spat yang belum kuat untuk dipindahkan dari kolektor ke pocket net (pemotongan
bisus). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui waktu penempelan spat tiram
mutiara setelah pemotongan bisus pada ukuran yang berbeda, dan pengaruhnya
terhadap pertumbuhan dan sintasan pada kegiatan pendederan di laut. Metode pada
penelitian ini terbagi dua, yaitu uji pengamatan penempelan spat tiram utiara
di laboratorium dan pengamatan, pertumbuhan, dan sintasan spat tiram mutiara di
laut. spat tiram mutiara yang digunakan sebagai hewan uji berukuran 1 cm, 2 cm,
dan 3 cm, sebanyak 100 ekor. Pemotongan bisus dilakukan dengan cutter secara
hati-hati. Hewan uji yang telah terpisah dari kolektor diletakan pada media
penempel (waring) secara horisontal pada bak viber 200 L. Pengamatan pada
penelitian ini adalah waktu penempelan kembali spat tiram mutiara hingga
semuanya menempel. Pada penelitian ke-2 ini, perlakuannya hampir sama dengan
penelitian uji awal di atas, tetapi setelah pemotongan bisus hewan uji
diletakan pada kantongkantong dari waring sebagai media penempel dan dipelihara
di laut. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan dan sintasan. Hasil
penelitian di dapat bahwa pemotongan bisus tidak menyebabkan kematian pada spat
tiram mutiara. Waktu penempelan spat pada ukuran yang lebih kecil (1 cm) lebih
cepat dari pada ukuran yang lebih besar (2 dan 3 cm). Demikian juga dengan laju
pertumbuhan panjang dan lebar spat tiram mutiara yang berukuran lebih kecil
lebih tinggi daripada spat yang berukuran lebih besar. Tetapi berbanding
terbalik pada sintasan yang dihasilkan. Rendahnya sintasan pada ukuran 1 cm
diduga bukan karena pemotongan bisusnya tetapi disebabkan oleh perubahan musim.
Keywords: bisus; pemotongan;
penempelan; spat tiram mutiara
Penulis: Apri I Supii, Sudewi
Kode Jurnal: jpperikanandd120533