PENGARUH DOSIS DAN FREKUENSI APLIKASI PEMUPUKAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT Shorea ovalis Korth
Abstrak: Penelitian untuk
memperoleh informasi tentang besarnya pengaruh dosis dan frekuensi pemberian
pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit Shorea ovalis Korth. (Blume.)
asal anakan alam telah dilakukan di persemaian dan laboratorium Balai
Penelitian Kehutanan Palembang pada bulan Maret-Juni 2007. Rancangan penelitian
yang digunakan adalah Rancangan Faktorial Kelompok dengan tiga kali
ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi
lima taraf dosis pupuk akar (0; 0,25; 0,50; 0,75; dan 1,00 gram/bibit) dan dua
taraf frekuensi pemupukan (satu dan dua bulan sekali). Parameter yang diamati
adalah persentase hidup, pertambahan tinggi, diameter, dan jumlah daun serta
indeks kualitas semai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk
berpengaruh sangat nyata (p < 0.001) terhadap parameter tinggi dan indek
kualitas semai serta berpengaruh nyata terhadap parameter persentase hidup
bibit dan jumlah daun, sedangkan
perlakuan frekuensi pemupukan berpengaruh nyata hanya terhadap parameter
tinggi bibit. Interaksi antar perlakuan yang diuji tidak berpengaruh terhadap
semua parameter. Perlakuan yang
memberikan pengaruh terbaik terhadap semua parameter pertumbuhan adalah dosis
pupuk 0,25 gram/bibit dan frekuensi satu bulan sekali.
Kata Kunci: Persentase hidup;
tinggi; diameter; jumlah daur; indeks kualitas semai
Penulis: Nanang Herdiana,
Abdul Hakim Lukman, Kusdi Mulyadi
Kode Jurnal: jpkehutanandd080104

Artikel Terkait :
Jp Kehutanan dd 2008
- MODEL PENDUGAAN ISI POHON Agathis loranthifolia Salisb DI KESATUAN PEMANGKUAN HUTAN KEDU SELATAN, JAWA TENGAH
- POTENSI PENGEMBANGAN MAMAR SEBAGAI MODEL HUTAN RAKYAT DALAM REHABILITASI LAHAN KRITIS DI TIMOR BARAT
- PENGARUH DOSIS SERBUK SPORA CENDAWAN Scleroderma citrinum Persoon DAN KOMPOSISI MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN TUSAM DI PERSEMAIAN
- PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH PEMELIHARAAN ULAT SUTERA TERHADAP PRODUKSI DAUN MURBEI
- INTENSITAS DAN MOTIVASI MASYARAKAT DALAM PENGAMBILAN TUMBUHAN HUTAN SECARA ILEGAL DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH II TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO
- PENGARUH PERILAKU PENGUNJUNG TERHADAP JUMLAH KUNJUNGAN DI TAMAN WISATA ALAM PUNTI KAYU PALEMBANG
- PENERAPAN MODEL ANSWERS UNTUK PENDUGAAN LIMPASAN DAN HASIL SEDIMEN PADA SUB DAS KAWASAN HUTAN PINUS DI GOMBONG, JAWA TENGAH: STUDI PENDAHULUAN
- BIOMASA DAN KANDUNGAN KARBON PADA HUTAN PRODUKSI DI CAGAR BIOSFER PULAU SIBERUT, SUMATERA BARAT
- KAJIAN KAWASAN HUTAN TEBANGAN DARI PERSPEKTIF PENGELOLAAN HUTAN LESTARI DI PT. HUTAN SANGGAM LABANAN LESTARI, KALIMANTAN TIMUR
- PENGARUH JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DIAMETER Shorea parvifolia Dyer.
- PERKEMBANGAN KOLONI Apis mellifera L. YANG DIBERI TIGA FORMULA KEDELAI SEBAGAI PAKAN BUATAN PENGGANTI SERBUKSARI
- KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN SEBAGAI PESTISIDA ALAMI DI SAVANA BEKOL TAMAN NASIONAL BALURAN
- KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN PADA BERBAGAI TIPE HUTAN UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN ZONA RIMBA DI TAMAN NASIONAL BATANG GADIS
- BIOMASSA LANTAI HUTAN DAN JATUHAN SERASAH DI KAWASAN MANGROVE BLANAKAN, SUBANG, JAWA BARAT
- KARBON TANAH DAN PENDUGAAN KARBON TEGAKAN Avicennia marina (Forsk.) Vierh. DI CIASEM, PURWAKARTA
- KARAKTERISTIK VEGETASI HABITAT BEKANTAN (Nasalis larvatus Wurmb) DI DELTA MAHAKAM, KALIMANTAN TIMUR
- KERAGAMAN DAN POTENSI JENIS SERTA KANDUNGAN KARBON HUTAN MANGROVE DI SUNGAI SUBELEN SIBERUT, SUMATERA BARAT
- ASPEK EKONOMI SISTEM KOFFCO MENUJU ALIH TEKNOLOGI KE SEKTOR SWASTA KEHUTANAN
- PENGARUH BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI DI KAWASAN HUTAN PINUS DI GOMBONG, KEBUMEN, JAWA TENGAH
- KERAGAMAN POTENSI TUMBUHAN BERGUNA DI CAGAR ALAM MANDOR, KALIMANTAN BARAT
- STATUS POPULASI DAN HABITAT BURUNG DI BKPH BAYAH, BANTEN
- ANALISIS FINANSIAL USAHA LEBAH MADU Apis mellifera L.
- PENDEKATAN MODEL SISTEM DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN POPULASI RUSA (Cervus timorensis Mul. & Schl. 1844) DI TAMAN NASIONAL BALURAN
- PENGARUH JENIS MEDIA DAN PUPUK NITROGEN, POSFOR, DAN KALIUM (NPK) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT POHON PENGHASIL GAHARU JENIS KARAS