PENENTUAN POTENSI LAHAN DAN PROFIL BUDIDAYA TAMBAK DI KABUPATEN LAMONGAN, PROVINSI JAWA TIMUR
Abstract: Kabupaten Lamongan
merupakan salah satu daerah sentra pengembangan perikanan budidaya yang telah
lama dikenal di Indonesia yang masih memiliki berbagai masalah dalam
pemanfaatan lahan. Sebagai salah satu kawasan Minapolitan di Indonesia, maka
profil budidaya tambak di Kabupaten Lamongan perlu mendapat kajian khusus. Oleh
karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui potensi lahan
tambak dan profil budidaya tambak di Kabupaten Lamongan untuk mendukung program
Minapolitan. Potensi lahan budidaya tambak ditentukan dengan aplikasi teknologi
penginderaan jauh dan sistem informasi geografis. Profil budidaya tambak
diketahui dari pengamatan di lapangan dan dari berbagai informasi yang ada.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi luas tambak di Kabupaten Lamongan
tahun 2011 sebesar 25.313 ha, berbeda 113 ha dari data statistik perikanan
Kabupaten Lamongan tahun 2009 (25.200 ha). Pematang tambak tidak sesuai dengan
standar pematang tambak pada umumnya, lokasi tambak telah bersih dan tertata
dengan baik. Di sebagian kawasan budidaya, jalan produksi berbahan beton telah
dibangun untuk menghubungkan antara satu tambak dengan tambak lainnya. Pada
saat tertentu saluran air dan sungai ditumbuhi oleh eceng gondok. Tumbuhan ini
telah menghambat sirkulasi air tambak dan transportasi sungai. Keberadaan
kelompok produksi perikanan telah terbukti membantu pembudidaya dalam
memanajemen pengadaan bibit, sarana produksi, proses produksi, dan penanganan
pasca panen. Komoditas yang dibudidayakan di tambak adalah bandeng, kerapu,
vaname, dan rumput laut, sedangkan komoditas yang dibudidayakan di sawah tambak
adalah bandeng, vaname, dan lele.
Keywords: potensi; profil;
lahan; tambak; Kabupaten Lamongan
Penulis: Mudian Paena, Utojo,
Erna Ratnawati
Kode Jurnal: jpperikanandd120622