DINAMIKA LOGAM Cd DAN Pb PADA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DENGAN MENGGUNAKAN PERBEDAAN KETEBALAN LAPISAN SEDIMEN DARI WADUK CIRATA
Abstract: Pencemaran logam
berat di Waduk Cirata merupakan masalah serius, karena dapat membahayakan
organisme perairan dan kesehatan manusia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui
sintasan dan pertumbuhan, laju eliminasi logam Cd dan Pb pada sedimen dan dari
sedimen ke kolom air, laju akumulasi logam Cd dan Pb pada ikan, kerusakan
jaringan organ hati dan kualitas air selama pemeliharaan ikan nila (Oreochromis niloticus). Perlakuan
penelitian, terdiri dari 3 ketebalan lapisan sedimen (5, 10, dan 15 cm).
Sedimen yang digunakan berasal dari Waduk Cirata. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa sintasan dan pertumbuhan bobot mutlak tertinggi ditemukan pada ketebalan
lapisan sedimen 15 cm yaitu 25,93 ±
4,51% dan 6,58 ± 0,1 g, sedangkan terendah (13,80 ± 2,0%) dan (6,18 ± 0,1 g)
pada ketebalan lapisan sedimen 5 cm (P<0,05). Laju eliminasi logam Cd
tertinggi (61,15 ± 2,93%) pada ketebalan lapisan sedimen 15 cm dan terendah
pada ketebalan lapisan sedimen 5 cm (48,39 ± 5,08%), sedangkan logam Pb
tertinggi (13,83 ± 7,76%) pada ketebalan lapisan sedimen 5 cm dan terendah pada
ketebalan lapisan sedimen 10 cm (1,14 ± 1,14%). Laju akumulasi logam Cd dan Pb
di dalam tubuh ikan tertinggi (0,1458 ± 0,1097 dan 2,000 ± 1,4714%) pada
ketebalan lapisan sedimen 5 cm, sedangkan laju akumulasi logam Cd terendah
(0,0521 ± 0,0361 %) pada ketebalan lapisan sedimen 10 cm dan logam Pb (1,0938 ±
0,9688 %) pada ketebalan lapisan sedimen 15 cm. Jaringan hati menunjukkan
adanya kerusakan seperti pembengkakan sel hati, vacuolasi, piknotik, pendarahan
dan nekrosis.
Keywords: sedimen; dinamika;
logam berat; nila
Penulis: Yosmaniar, Ani
Widiyati, Eri Setiadi
Kode Jurnal: jpperikanandd120633